oleh

UIR Wisuda 1.236 Mahasiswa pada Periode I Tahun 2019

PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) kembali mewisudakan 1.236 yang terdiri dari magister, sarjana dan ahli madia, yang berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka di Venue Volly Indoor Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru pada hari Sabtu (26/1/2019).

Acara ini dipimpin oleh Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, M.C.L dan dihadiri Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau Dr Nurman, Sekretaris Lembaga Layanan DIKTI Wilayah X Yandri, SH, Anggota Senat Universitas serta orangtua wisudawan.

banner 300x250

Dari 1.236 wisudawan ini berasal dari sembilan fakultas dan pascasarjana. Diantaranya yaitu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 337 orang, Teknik 116 orang, FISIPOL 181 orang, Ekonomi 246 orang, Hukum 87 orang,  Pascasarjana 83 orang, Pertanian 52 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) 28 orang, Fakultas Agama Islam 66 dan Psikologi 40 orang. Selain itu juga termasuk sepuluh mahasiswa asal Thailand.

Syafrinaldi menyebutkan, hingga Periode I 2019 Universitas Islam Riau telah meluluskan 51.123 alumni. Mereka bekerja di berbagai bidang profesi baik sebagai aparatur sipil negara, penegak hukum, swasta maupun politisi.

“Kita akan terus mendorong para alumni supaya meningkatkan prestasi akademik dan pengabdiannya kepada daerah, bangsa dan negara,” kata Syafrinaldi.

Ia juga mengatakan bahwa jumlah mahasiswa UIR saat ini ada 25.015 orang dan tersebar di 42 program studi (Prodi). Selain itu, untuk akreditasnya ada Sembilan Prodi berakreditasi A, 28 Prodi berakreditasi B, dan 5 Prodi dalam proses akreditasi. Selain itu ada dua fakultas yakni Hukum dan FAI bersertifikasi ISO 9001 : 2015.

Untuk nilai tertinggi wisudawan periode I Tahun 2019 diraih Josua Butar Butar, mahasiswa Prodi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Indeks Prestasi 3,94. Menyusul kemudian Ratna Setianingsih (Prodi Manajemen Agribisnis Pascasarjana, IPK 3,92), Kharisma Nur’aini (Prodi Pendidikan Agama Islam FAI, IPK 3,91, Radhiatun Nafsi (Prodi Pendidikan Biologi FKIP, IPK 3,88), Borry Frima Maulana (Prodi Teknik Perminyakan Fakultas Teknik, IPK 3,88), Wella Jayanti (Prodi Psikologi Fakultas Psikologi, IPK 3,86), Nescaya Suhendri (Prodi Agroteknologi Faperta, IPK 3,85), Kevin Kahfi Kamandano (Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, IPK 3,82), Alfajri Ismet (Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi, IPK 3,76) dan Iin Striany (Prodi Ilmu Komunikasi FIKOM, IPK 3,64).

Dalam sambutannya, Syafrinaldi juga menyingung hal terkait Pemilihan Umum 2019 yang saat ini suhu politiknya sedang naik. Ia menegaskan bahwa posisi kampus UIR tetap netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI. 

‘’Semua Pimpinan UIR mendukung terwujudnya iklim pemilu yang damai, kondusif serta menyejukkan dalam semua tahapan proses pemilihan umum tahun 2019. Jadi mari bersama-sama kita ciptakan suasana yang damai, aman dan tertib penuh kasih sayang dan persaudaraan dalam proses pemilu ini,’’ ajak Rektor. 

Di tempat yang sama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Prof Dr H Herri, MBA menghimbau kepada UIR untuk selalu bersikap istiqomah dan menggunakan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. 

LLDIKTI juga meminta wisudawan, supaya terus belajar dan jangan merasa puas dengan ilmu yang dimiliki, serta jangan berhenti dalam menuntut ilmu karena ilmu selalu berkembang sejalan dengan persoalan yang timbul. 

“Wisuda bukan akhir dari menuntut ilmu tapi merupakan awal dalam pengembangan ilmu yang saudara miliki,” kata Prof Herri.

Ia juga mengatakan keberhasilan dalam berkarir sangat ditentukan oleh tiga hal yakni pengetahuan, keterampilan dan prilaku atau akhlak. Selain itu juga harus memiliki sifat jujur dan amanah dalam bertugas.  

Menurut Herri, dengan diwisuda dan dilepasnya para alumni ke masyarakat, maka akan bertambah pula orang-orang jujur dan amanah. Sehingga dapat mendorong Indonesia menjadi negara maju, mengejar ketertinggalan dari bangsa lain. 

Tambahnya, sebagai institusi pendidikan tinggi yang diberi amanah melaksanakan proses belajar mengajar di perguruan tinggi, UIR telah melaksanakan fungsinya dengan mewisuda para sarjana. Karena itu LLDIKTI mengucapkan selamat atas berbagai kinerja yang dicapai UIR dalam beberapa tahun terakhir. (rls)