oleh

Tunggu Perairan Bengkalis Membaik, Kepolisian dan Basarnas akan Lakukan Penyelaman Cari KKM DBS II yang Tenggelam

Dasril, Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Kargo DBS 02 yang diperkirakan masih berada di dalam kapal DBS 02 yang karam setelah dihantam gelombang di perairan Tanjung Jati, Kabupaten Bengkalis Riau

DUMAI – Kepolisian dan Basarnas Pekanbaru akan melakukan penyelaman untuk mengevakuasi Kepala Kamar Mesin (KKM) yang merupakan warga Kota Pekanbaru, jika kondisi perairan membaik.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, menyebutkan, bahwa pihaknya bersama Basarnas akan melakukan pencarian ulang KKM DBS 02 pada Senin (28/1/2019).

banner 300x250

“Untuk pencarian hari ini bersama KN 218 Basarnas Pekanbaru kita hentikan, karena gelombang masih tinggi,” kata Kapolres Bengkalis, Minggu (27/1/2019).

Kapten KN 218 Basarnas Pekanbaru, Leni Tadika mengatakan, pihaknya juga masih melihat kondisi cuaca untuk melakukan pencarian KKM DBS 02 yang bernama Dasril tersebut.

“Karena KKM diketahui berada di salah satu kamar yang ada di kapal DBS 02, kemungkinan akan dilakukan penyelaman, tentunya kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan kita,” kata Leni Tadika.

Leni menyebutkan, dalam pencarian korban dibawah permukaan laut, pihaknya harus melihat kondisi cuaca atau gelombang untuk mempermudah pencarian awak kapal tersebut.

“Jika kondisi perairan masih bergelombang tinggi, kemungkinan pencarian akan ditunda, karena beresiko untuk tim penyelam,” katanya kembali.

Sebelumnya, Kapten Kapal DBS 02, Abdul Haris mengaku, bahwa KKM bernama Dasril tersebut tidak ingin meninggalkan kapal tersebut, sehingga menyuruh seluruh awak kapal meninggalkan dirinya sendirian.

“KKM berkurung diri di kamar, sambil menutup pintu beliau tersenyum kepada kami,” kata Abdul Haris.

Sebanyak tujuh orang awak kapal ditemukan dengan selamat dalam sebuah life raft (red, perahu karet), dimana empat orang awak diselamatkan oleh kapal tugboat yang tengah berlayar disekitar lokasi dari perahu karet tersebut.

Karena kuatnya gelombang, kapal Tugboat sendiri tidak bisa mengevakuasi tiga orang lainnya pada waktu bersamaan, dimana KN Basarnas 218 berhasil mengevakuasi sisa ABK yang terombang ambing di perairan Tanjung Jati, Kabupaten Bengkalis.

Dua orang awak kapal yang ingin menyelamatkan KKM sendiri baru selamat setelah ditemukan oleh warga bernama Ramli di pesisir desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis sekitar pukul 15.13 WIB, dimana ABK kapal bernama Bahtiar warga Pendegelang Banten dan Budi Santoso warga Jakarta selamat setelah menggunakan Life Jaket.