oleh

Guru Honor di Dumai Ini Raih Hadiah Umroh

Afrizal (pakaian berwarna biru) guru honorer MTs Nurul Islam di Dumai saat menerima secara simbolis tiket umroh gratis dari Bank Syariah Mandiri (BSM)

DUMAI – Afrizal, seorang guru honorer di Kota Dumai tidak menyangka akan mendapat umroh gratis, pasalnya, untuk pergi mengajar saja dirinya harus menumpang mobil tangki Crude Palm Oil (CPO).

Guru yang mengajar di MTs Nurul Islam kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai tersebut mengaku terkejud karena menerima hadiah umroh gratis sempena Milad ke-19 Bank Syariah Mandiri.

banner 300x250

“Saya tidak menyangka akan berangkat ke tanah suci Makkah,” kata Afrizal, Selasa (29/1/2019).

Pria tersebut mengaku, bahwa selama ini dirinya tidak pernah terpikir untuk bisa berangkat melaksanakan ibadah umroh, dikarenakan hasil mengajarnya tersebut hanya dapat untuk menghidupi keluarganya.

“Untuk membeli sepeda motor saja saya belum mampu, karena penghasilan saya pas-pasan,” katanya penuh haru, syukur dan bahagia sembari meneteskan air mata.

Dijelaskannya, dengan tidak memiliki alat transportasi, untuk pergi mengajar setiap harinya harus menumpang tanki CPO dengan jarak tempuh sekitar 22 kilometer untuk sampai di tempat mengajar, dimana rumahnya yang berada di jalan Gatot Subroto KM 11 Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau.

“Angkot tidak ada, hampir seluruh supir truck dan tangki CPO kenal dengan saya, karena setiap pergi dan pulang mengajar saya menumpang dengan mereka,” katanya.  

Meskipun menumpang mobil besar, Afrizal mengaku jarang terlambat sampai di Sekolah, meskipun dirinya harus mencari tumpangan lain saat sampai disimpang TPI Purnama dikarena mobil truck tidak diperbolehkan masuk jalan lintas Purnama Lubuk Gaung disaat jam sibuk pagi.

“Terlambat saya sekitar 5 menit sampai 10 menit, dikarenakan harus menumpang sepeda motor ataupun bus karyawan yang mengarah ke Lubuk Gaung, terkadang saya harus berjalan kaki lagi sekitar 1 kilometer, dikarenakan bus yang saya tumpang tidak melewati tempat saya mengajar,” katanya.

Pria yang memiliki dua orang anak dan satu istri tersebut sangat berterima kasih kepada BSM karena memberikan program bantuan tersebut, dan berharap rekan-rekan seprofesinya dapat hal yang sama.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bank Syariah Mandiri, karena ini merupakan anugerah bagi saya yang menerima,” katanya kembali.

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Dumai, Syafwan menyebutkan, penyerahan tiket umroh gratis Bank Syariah Mandiri dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Cabang Bank Syariah Mandiri Dumai Aditya Joko Pambayun, dan petinggi Bank Syariah Mandiri lainnya.

“Sebelumnya kita mengusulkan 4 nama guru honorer, dimana yang kita seleksi merupakan tenaga pengajar dibawah Kementrian Agama Dumai, dimana salah satu kriteria yang kita ajukan tenaga pengajar yang disiplin serta masih tinggal dirumah kontrakan,” kata Syafwan.

Kepala Kemenag mengatakan, pemilihan Afrizal sebagai penerima hadiah tersebut merupakan kewenangan dari Bank Syariah Mandiri dengan cara menyeleksi lebih detail terhadap calon penerima umroh gratis terssebut.

“Kita sangat berharap program-program seperti ini terus dilakukan oleh seluruh pihak, dimana dapat membantu para tenaga pengajar dengan kemampuan terbatas dapat melaksanakan ibadah umroh di kota suci Makkah,” kata Syafwan mengakhiri.