oleh

Lanal Dumai Gelar Latihan Pengamanan Pemilu di Wilayah Armada I

Simulasi pengamanan Pemilu serentak tahun 2019 yang dilaksanakan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai

DUMAI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai menggelar latihan pengamanan serentak di wilayah jajaran Armada I.

Komandan Lanal (Danlanal) Dumai, Letkol Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto dalam apel gelar pasukan di Mako Lanal Dumai mengatakan, Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang pihaknya memiliki tanggung jawab yang besar dalam kontestasi proses demokrasi yang harus dilakukan dalam sudut pengamanan dimana akan memunculkan potensi konflik.

banner 300x250

“Untuk itu, TNI yang tidak mempunyai hak politik menjadi tumpuan masyarakat untuk menciptakan demokrasi yang sehat, kompetitig dan aman,” kata Letkol Laut (P) Wahyu Dili Hadianto, Kamis (31/1/2019).

Strategi pengamanan yang paling utama dikatakan Danalanal Dumai dalam pelaksanaan Pemilu adalah menjalin sinergitas dengan pihak – pihak yang terkait, yang artinya semua petugas siap menjaga keamaan untuk menyukseskan Pemilu serentak tahun 2019.

Danlanal Dumai meminta kepada seluruh prajurit Lanal Dumai untuk mengedepankan langkah-langkah proaktif dan preventif serta netralitas dalam melaksanakan tindakan pada saat pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

“Apapun resikonya, Pemilu 2019 berlangsung aman, damai, lancar, kompetisi sehat dan tidak boleh menimbulkan konflik yang dapat menyebabkan perpecahan, karena kesatuan bangsa bagi TNI, NKRI adalah harga mati,” katanya dengan tegas.

Letkol Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto juga meminta kepada prajurit lanal untuk melaksanakan amanat rakyat dalam penyelenggaran Pemilu 2019 dengan niat dan keikhlasan yang akan mampu memberikan yang terbaik kepada rakyat.

“Tunjukan darma baktimu kepada rakyat dan bangsa,” katanya dengan tegas.

Setelah pelaksanaan apel gelar pasukan, Danlanal Dumai beserta jajarannya melaksanakan video conference dengan KS Armada I dan jajaran dan melaporkan kesiapan pelaksanaan kegiatan latigan pengamanan Pilpres dan Legislatif.

Latihan tersebut meliputi penanggulangan huru-hara, anti sabotase dan penanggulangan Jihandak yang melibatkan 100 orang personel Lanal Dumai.

Pelaksanaan latihan juga menggunakan 1 unit bus pasukan 2 unsur kapal Angkatan Laut dengan sasaran untuk latihan Objek Vital Nasional seperti kantor pemerintah daerah, PLN, Telkom, Pertamina dan Pelindo.