oleh

Ratusan Personil Kepolisian Disiagakan Selama Perayaan Imlek di Selatpanjang, Begini Rangkaian Acaranya..

Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Joni Wardi, saat meninjau persiapan sejumlah Vihara di Selatpanjang, bersama Ketua Panitia Pawai Dewa Cho Se Kong 2570/2019, Tjuan An, SH, pada Senin (4/2/2019) siang

SELATPANJANG – Ratusan personel Polres Kepulauan Meranti beserta jajaran, disiagakan dalam pengamanan menyambut perayaan Imlek 2570/2019.

“Kita mengajak semua element masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu,” ungkap Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Joni Wardi, saat meninjau persiapan sejumlah Vihara di Selatpanjang, bersama Ketua Panitia Pawai Dewa Cho Se Kong 2570/2019, Tjuan An, SH, pada Senin (4/2/2019) siang.

banner 300x250

Dijelaskan Joni, dari 180 personil tersebut nantinya akan disebar di pusat-pusat keramaian, seperti pintu masuk, pasar, serta di 23 Vihara yang ada di Kepulauan Meranti. 

“Pengamanan ini dimulai hari ini hingga tanggal 13 Februari mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Dewa Cho Se Kong 2570/2019, Tjuan An mengharapkan selama perayaan imlek berlangsung aman dan tertib.

“Mudah-mudahan Imlek ke 2570/2019 bisa berjalan aman, tertib dan lancar. Karenanya, kami dari panitia mohon dukungan seluruh masyarakat dan pihak terkait,” harap Tjuan An.

Dijelaskan Tjuan An, adapun susunan rangkaian acara selama perayaan Imlek 2570/2019 di Kota Selatpanjang, terhitung dari tanggal 4-13 Februari 2019, diantaranya :

Pada Senin 4 Februari, penyambutan Tahun Baru Imlek 2570/2019 diadakannya atraksi barongsai dan naga di Vihara Sejahtera Sakti Jalan A. Yani mulai pukul 19.00 sampai selesai. Kemudian, masyarakat yang menganut kepercayaan Dewa Tua Pek Kong sembahyang di Vihara Sejahtera Sakti. Dan, masyarakat Tionghoa sembahyang di rumah masing-masing mulai pukul 00.00 WIB sampai subuh.

Selanjutnya, Selasa 5 Februari sembahyang Imlek ke-1. Masyarakat Tionghoa yang menganut kepercayaan dewa-dewi sembahyang ke vihara-vihara yang ada di Kota Selatpanjang mulai jam 6.30 sampai sore.

Lalu, pada 8 Februari Imlek ke-IV. Hari ke-IV, makan bebas di Halaman Vihara Sejahtera Sakti. Dan, makan bebas di Kelenteng Megah Sakti siang mulai pukul 11.00 WIB – 13.00 WIB, malam mulai jam 19.00 WIB – 22.10 WIB. Serta  sembahyang lewat jembatan di depan Vihara Dewi Trieni mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Sabtu 9 Februari, Imlek V. Makan bebas di Kelenteng Megah Sakti, siang mulai pukul 11.00 WIB – 13.30 WIB, malam pukul 19.00 WIB – 22.10 WIB. Dan Vihara Sejahtera Sakti akan diadakan  penyambutan HUT Dewa Cho Se Kong atau Chue Goh Mih, diadakan atraksi barongsai naga di Vihara Sejahtera Sakti Jalan A. Yani mulai pukul 19.00 WIB sampai selesai. Masyarakat yang menganut kepercayaan Dewa Tua Pek Kong sembahyang di Vihara Sejahtera Sakti pukul 19.00 WIB sampai subuh.

Puncak Imlek V, masyarakat juga akan mengunjungi Vihara Sejahtera Sakti, dan menyalakan petasan dalam acara ritual.

Minggu, 10 Februari Imlek VI sembahyang Pawai Chue Lak. Pawai Dewa Cho Se Kong, Pawai Dewa Tian Tho Wan Sue, serta Pawai Dewa Lie Loh Chia. Sembahyang atau ritual pawai dimulai pukul 06.30 WIB. Selesai ritual pawai ketiga Dewa akan mulai diarak-arakan ke 23 Vihara/Kelenteng oleh panitia dan masyarakat dari Jalan A. Yani sampai malam sekitar pukul 8.30 WIB kembali ke Vihara Sejahtera Sakti.

Pawai Cho Se Kong yang akan singgah di vihara vihara/Kelenteng untuk diadakan sembahyang sekitar setiap vihara 15 menit oleh imam (sai kong). Selesai akan pindah ke vihara lain sampai 23 vihara tersinggah oleh Dewa. Selesai kembali ke Vihara Sejahtera Sakti.

Terakhir, pada 13 Februari atau Imlek ke IX, masyarakat Tionghoa sembahyang di rumah masing-masing mulai pukul 12. 00 WIB sampai subuh.