oleh

Dilantik Jadi Karo di Kemenko Polhukam, Nizhamul Among Ingin Putera Melayu Berkarier di Pusat

JAKARTA – Mantan Kasatpol PP Provinsi Riau Nizhamul Among berkeinginan agar Putera Melayu khususnya Riau, bisa berkarier di tingkat pusat.

Hal ini diungkapkan Nizhamul Among kepada GoNews.co, usai resmi dilantik menjadi Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Organisasi Tata Laksana Kemenko Pohukam, Jumat (15/2/2019) di Gedung Sadewa Menkopohukam Jakarta.

“”Alhamdulillah saya sudah eselon II, dan saya berharap, ada putra-putri dari bumi Lancang Kuning yang bisa menyusul berkarier di pusat,” ujar Among.

Among pun mengaku sangat bersyukur dengan jabatannya saat ini. Pasalnya, Ia menjadi putra Riau pertama yang menduduki posisi strategis di Kemenko Polhukam.

“Alhamdulillah saya satu-satunya Putera Riau dan satu-satunya dari sipil yang bisa duduk di Kemenkopolhukam,” tandasnya.

Untuk itu, ia mendorong agar para putera-puteri Melayu Riau tidak segan-segan mengikuti ‘assesment’.

“Peluang tidak datang dua kali, rajin-rajinlah mencari informasi. Jangan hanya berkutat di daerah saja,” tegasnya.

Untuk diketahui, Nizamul Among hari ini dilantik menjabat Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Organisasi Tata Laksana Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia.

Prosesi pelantikan Among, digelar di Gedung Kemenko Polhukam pada Jumat (15/02/2019) pagi. Among, dilantik oleh Sekretaris Menko Polhukam, Mayjend TNI Agus Surya Bakti yang mewakili Menkopolhukam, Wiranto yang bertugas di luar negeri.

“Bapak sedang ke Rusia,” kata Among saat berbincang dengan GoNews.co sesusai pelantikan.

Among yang juga pernah menduduki salah satu jabatan di Biro Umum Setdaprov Riau ini mengaku jabatan baru yang diembannya kini bukanlah jabatan ringan.

“Prosesnya cukup panjang, saya mulai dari staf biasa, kemudian menjadi Kabid. Dan melalui assesment ketat, Alhamdulillah, dapat rangking satu, dari puluhan persaingan saya berhasil mencapai jabatang yang sekarang ini. Saya tentu sangat bersyukur, karena memang tidak mudah,” ungkap Among.