oleh

Terkendala Jaringan, Pelayanan Imigrasi di MPP Dipastikan Siap Sebelum 6 Maret

Mal Pelayanan Publik

PEKANBARU – Mal Pelayanan Publik (MPP) akan segera grand launching bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Damkar, Satpol PP dan Linmas pada 6 Maret 2019 mendatang, namun hingga kini masih ada instansi yang belum siap memberikan pelayanan di konter MPP, meski telah menyepakati kerjasama.

Kepala Kanwil Hukum dan HAM, M.Diah seusai rapat bersama walikota di MPP, Senin, (18/2/2019), mengatakan pelayanan imigrasi di MPP menunggu penyambungan jaringan, dikarenakan data imigrasi terhimpun di Imigrasi pusat. Oleh karena itu, pihaknya tengah menunggu tim dari pusat datang untuk menyambungkan jaringan tersebut.

banner 300x250

“Kalau alatnya sudah ada disini (MPP, red), tinggal mungkin jaringannya belum terhubung, karena sistem pelayanannya online dan semua datanya terhimpun di imigrasi pusat, jadi jaringannya harus disambungkan ke pusat dulu,” jelasnya.

“Minggu ini kita menunggu tim pusat datang, setelah nanti jaringan terhubung, maka imigrasi sudah siap memberikan pelayanan di MPP. Nanti saat peresmian kita pastikan kita sudah bisa pelayanannya,” tambahnya.

Sementara itu, Diah menjelaskan pihaknya sangat mengapresiasi MPP Pekanbaru yang sangat membantu baik masyarakat yang membutuhkan pelayanan, maupun instansi pemerintah yang memberikan pelayanan. Pasalnya, dengan MPP ini pihaknya dapat meningkatkan kapasitas layanan kepada masyarakat.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada walikota, ini memudahkan masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan. Misalnya untuk membuat paspor dibutuhkan persyaratan Kartu Keluarga (KK), KTP, dan Akta kelahiran, jika belum punya semua bisa datang ke MPP,” ujarnya.

“Kita juga terbantu dalam memaksimalkan pelayanan kepada publik, dengan pelayanan kita bertambah dan kapasitas masyarakat yang bisa kita layani juga bertambah,” terangnya.

Ditempat yang sama, Walikota Pekanbaru Firdaus menjelaskan, MPP nantinya akan terus dikembangkan, dimana akan ada renovasi untuk gedung C dan gedung lainnya sehingga perkantoran walikota ini menjadi lokasi MPP dan memberikan ruang lebih lebar bagi pelayanan imigrasi dan Samsat.

“Nanti kita juga akan renovasi gedung C, setelah itu kita berikan ruangan bagi Samsat untuk pelayanan SIM dan Imigrasi agar pelayanannya maksimal,” pungkasnya.