Jika Tidak Dipindahkan hingga Besok, Bawaslu Inhil Akan Tertibkan APK yang Penuhi Taman Kota Tembilahan

Inhil, Riau80 Dilihat
Taman Kota Gajah Mada Tembilahan.

TEMBILAHAN-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau telah memberikan himbauan kepada partai politik yang memasang alat peraga kampanye di taman kota Gajah Mada Tembilahan untuk segera diturunkan.

Dengan memberikan waktu selama hingga Jumat, jika tidak diturunkan, maka Bawaslu bersama Satpol PP Inhil yang akan turun melakukan pembersihan.

banner 300x250

“Sejak Rabu, kita sudah sampaikan himbauan serta data alat peraga dan bahan yg terpasang secara nempel dipagar tanpa kerangka, semoga segera dipindahkan oleh masing-masing peserta pemilu, jika tidak dipindahkan, maka tepatnya pada hari Jumat kami bersama Satpol PP yang akan,” jelas Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Inhil, Ahmad Tamimi kepada GoRiau.com.

Ia mengatakan, himbauan ini sesuai dalam pasal 280 ayat 1 h UU No. 7 tahun 2017 tentang penyelenggara Pemilu bahwa setiap peserta pemilu dilarang kampanye di fasilitas Pemerintah, rumah ibadah dan lembaga pendidikan.

Namun demikian, dikatakannya adalah adanya dalam SK KPU Inhil Nomor 70 tentang titik pemasangan APK justru menjadikan taman dan lapangan Gajah mada sebagai titik pemasangan APK.

“Atas nama Bawaslu kita sudah mengoreksi tentang SK itu, tapi tidak dirubah, dan sampai saat ini tetap jalan. Karena kami memahami SK itu untuk kebutuhan Pilkada kemarin bukan untuk Pileg dan Pilpres 2019,” terangnya.

Oleh karena itu, dalam rapat koordinasi evaluasi proses kampanye oleh Bawaslu bersama KPU, Parpol, Satpol PP, Polres, Dandim, Kesbabgpol, Dishub dan Disdukcapil pada Selasa (19/2/219), dikatakannya telah disepakati hanya sebatas pengaturan pada aspek etika, estetika dan keindahan tatanan kota sebagai mana yang dibunyikan dalm pasal 34 ayat 5 peraturan KPU Nomor 23, sebagaimana direvisi nomor 28 dan 33 tentang kampanye.

“Bunyinya yaitu akan tidak dibolehkan hanya APK dan bahan yang terpasang secara menempel di pagar-pagar tanam dan pagar lapangan Gajahmada. Namun tidak untuk APK yang terpasang dengan menggunakan kerangka,” tukas Ahmad Tamimi.(ayu)