oleh

Kesepakatan Sudah, Wisata Sungai Siak Seperti Kota Malaka Malaysia Segera Digesa

Bupati Siak, Drs H Syamsuar didampingi Sekda Siak TS Hamzah menghadiri pertemuan antar perusahaan BUMD Siak dengan Perusahaan Malaka.

JAKARTA – Rencana Pemerintah Kabupaten Siak mengemas wisata Sungai Siak di Siak Sri Indrapura, agar menarik seperti tampilan sungai di Kota Melaka – Malaysia terus berlanjut. Direktur PT SPE Tengku Agus Indrajaya dan Cik Aslan bin Abidin penanggung jawab Melaka River Cruise telah bertemu untuk bersama-sama membakukan kesepakatan dalam nota kesepahaman.

Bupati Siak H Syamsuar sehari sebelum dilantik menjadi Gubernur Riau di Jakarta, berkesempatan menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara BUMD Kabupaten Siak PT. Siak Pertambangan dan Energi (SPE), dengan Sungai Malaka Eventures, Selasa pagi (19/02/2019).

banner 300x250

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs. H.T.S Hamzah, dan Kepala Dinas Pariwisata H. Fauzi hasni, jajaran direksi PT SPE,  serta sejumlah perwakilan manajemen Melaka River Cruise. 

Syamsuar saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak, menyambut baik dalam pengembangan kerjasama kepariwisataan ini. 

“Penandatanganan MoU ini bertujuan bekerjasama saling bertukar informasi, dan wawasan untuk mengembangkan pariwisata sungai kedua negara baik indonesia-malaysia, melalui Kabupaten Siak Provinsi Riau dengan Malaka – Malaysia,” kata dia. 

Kedepan kata Syamsuar,  kerjasama kedua negara dan daerah perlu terus dibina untuk saling memajukan berbagai sektor pembangunan daerah. 

“Harapan kita,  setelah kerjasama ini kedua daerah dapat saling mengenal potensi kedua daerah dan tidak terbatas pada pengembangan wisata sungai saja. Kami sangat terbuka untuk investasi dibidang lain dari Negara Jiran Malaysia,” kata Syam. 

Pemerintah Kabupaten Siak kata Syam tidak bisa bekerja sendiri, sehingga sangat membutuhkan peran swasta untuk membangun daerah. Sejumlah perusahaan daerah sebelumnya juga telah melaksanakan kerjasama dengan Pemkab Siak. 

“Kerjasama pengembangan sungai ini menjadi pintu masuk bagi pengembangan bentuk-bentuk kerjasama lainnya di kedua negara seperti kebudayaan ekonomi dan sebagainya” ujar Syam sambil menceritakan hubungan budaya kedua negara serumpun. 

PT SPE selaku BUMD milik Kabupaten Siak yang ditunjuk mengembangkan potensi wisata sungai di Kabupaten Siak,  sebelumnya perusahaan daerah yang bergerak dibidang operasional perminyakan dan gas.