Menko Kemaritiman Datang, Bupati Minta Bantu Pengoperasian Lapangan Pesawat dan Pelabuhan Samudera di Inhil

Inhil, Riau75 Dilihat
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan saat menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat.

TEMBILAHAN-Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan ke Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau dimanfaatkan dengan baik oleh Bupati Inhil, HM Wardan untuk menyampaikan sejumlah permasalahan yang ada di Inhil.

Bertempat di Lapangan Gajahmada Tembilahan, Senin (4/3/2019), Bupati Inhil memperkenalkan sejumlah kekayaan Inhil termasuk beberapa fasilitas publik yang hingga kini belum beroperasi seperti Bandara yanh terletak di Sungai Salak Kecamatan Tempuling dan Pelabuhan Samudera di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.

banner 300x250

“Guna memperkokoh pembangunan di daerah ini kami mengharapkan agar Kementerian dan Perangkat Daerah Provinsi Riau terkait dapat memprioritaskan program kami yang belum berjalan seperti pengoperasian bandara dan pelabuhan,” jelas Bupati.

Belum beroperasinya secara komersial Bandara Tempuling, yang memiliki landasan pacu 1.350 x 30 Meter serta luas sekitar 230 Hektare dikatakan Bupati perlu perhatian dari Pemerintah Pusat.

“Bandara kami ini pak hanya beroperasi seminggu sekali, setiap hari kamis, jadi mohon dibantu agar bisa beroperasi secara maksimal,” pinta Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan belum beroperasinya pelabuhan laut/ dermaga Parit 21 Tembilahan, yang telah tersedia gedung perkantoran, pergudangan, fasilitas tenaga kerja dan Mushola. 

“Pelabuhan Samudera Kuala Enok dengan pencadangan kawasan seluas 5.439 Ha, yang telah tersedia darmaga beton 80 M, Mooring Dolphin (pengikat tali kapal) 2 unit ukuran 60 x 1 M juga belum beroperasi pak, kami berharap dengan kedatangan bapak hari ini bisa membantu mewujudkan apa yang jadi harapan kami,” tukas HM Wardan.(ayu)