oleh

Hasil Karya Pelajar Berpikir Tingkat Tinggi Dipamerkan pada Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Siak

Silvia Rahmadani pelajar kelas VI SDN Benteng Hulu Siak diapit Sekjen Kemendikbud RI Didik Suhardi, Wakil Gubernur Riau Edy Nasution dan Plt Bupati Siak Alfedri saat melihat pameran milik Tanoto Foundation.

SIAK SRI INDRAPURA – Saat Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang ditaja oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di Pentas Siak Bermadah, Kota Siak, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (10/3/2019) diisi dengan berbagai kegiatan.

Silvia Ramadani, siswi kelas VI SDN Benteng Hulu menunjukkan hasil karya Peta Asia Tenggara yang dibuatnya untuk memperlihatkan keunggulan setiap negara yang telah dipelajarinya dalam pembelajaran IPS.

banner 300x250

Sementara Wahyu Hidayatullah, siswa kelas IX MTsN 1 Siak mengajak pengunjung membuktikan volume bangun ruang yang memiliki diameter sama dengan menggunakan beras.

“Volume bola dengan volume satu tabung yang berdiameter sama dengan perbandingan volume tiga bola berbanding volume satu tabung. Buktinya volume tiga bola yang berisi beras menjadi satu volume tabung,” kata Wahyu sambil memasukkan beras pada volume tiga bola ke dalam volume satu tabung yang diameternya sama kepada GoRiau.com.

Keduanya merupakan siswi sekolah mitra binaan Tanoto Foundation yang ikut menyemarakkan acara Kemendikbud RI. Acara ini dihadiri Sekjen Kemdikbud Didik Suhardi, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad, Direktur Pembinaan SMP Enang Ahmadi, dan Wakil Gubernur Riau Edy Nasution, serta Plt Bupati Siak Alfedri.

Tanoto Foundation menampilkan beragam hasil karya pelajar dalam pembelajaran yang menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pelajar. Hasil karya pelajar tersebut dikembangkan melalui kegiatan pembuktian atau penemuan dalam pembelajaran.

“Kita perlu mengarahkan pelajar menjadi ‘penemu’ pengetahuan, bukan hanya pemakai. Itulah sebabnya Tanoto Foundation melatih dan mendampingi, agar guru mampu mengembangkan penugasan atau pertanyaan atau produktif, imajinatif, dan terbuka dalam pembelajaran,” ungkap Ujang Sukandi, Head of Teaching and Learning Tanoto Foundation kepada GoRiau.com.

Melalui penugasan dan pemberian pertanyaan tersebut, dikatakan Ujang, dapat melatih kemampuan siswa untuk berpikir analitis, kreatif, dan komunikatif.

Didik Suhardi, Sekjen Kemdikbud RI yang melihat secara langsung mengapresiasi perkembangan pendidikan di Siak. “Saya sudah banyak mengetahui perkembangan pendidikan di Kabupaten Siak. Pendidikan di Siak semakin baik dan berkualitas,” ucap Didik.

Didik juga sudah mengetahui hasil Program PINTAR Tanoto Foundation. “Saya melihat sendiri siswa yang bisa menjelaskan hasil karya pembelajarannya dengan baik. Artinya dia memahami materi pelajaran dari gurunya dengan baik,” jelas Didik.