oleh

Permainan Gasing Masih Dilestarikan di Meranti

SELATPANJANG – Permainan Gasing tentu tidak asing kita dengar namun makin jarang jadi pilihan permainan anak-anak zaman sekarang. Namun, salah satu ragam permainan tradisional Indonesia ini ternyata masih populer di salah satu daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Melihat kondisi ini tentunya perlu adanya apresiasi salah satunya ikut serta melestarikan permainan tersebut sebagai upaya meminimalisir kepunahan berbagai ragam permainan tradisional di tengah perkembangan zaman seperti sekarang ini.

banner 300x250

Hal ini dilakukan salah seorang pemuda di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Zuriyadi Fahmi yang juga ketua Pergam (Persatuan Gasing Merbau). 

Dengan rasa keprihatinannya melihat minimnya generasi muda yang memainkan permainan tradisonal ini, pemuda ini berinisiatif membuat pertandingan gasing yang dinamakan liga Gabsa (Gasing Bersaudara) ke II.

Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Gabsa Kelurahan Teluk Belitung Kecamatan Merbau.

Ketua Pergam, Zuriyadi Fahmi mengatakan selain untuk melestarikan permainan tradisional ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama pecinta Gasing maupun kerinduan penonton yang sangat antusias melihat pangkahan Gasing yang terbuat dari kayu tersebut.

“Semoga pertandingan gasing ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” kata Fahmi.

Dia juga berharap, permainan Gasing ini bisa dilestarikan agar generasi berikutnya bisa mengetahui permainan tradisional ini.

“Kita tidak ingin Gasing ini ditelan bumi dilupakan dengan zaman yang semakin canggih dan penuh dengan serba instan untuk bermain game sehingga kita lupa dengan permainan yang saya rasa ini adalah salah satu permainan yang penuh dengan kesenian dan keseimbangan dalam bermain,” ungkapnya.

Kedepannya dia berharap Kepulauan Meranti bisa menjadi tuan rumah pertandingan Gasing tingkat internasional.

“Semoga Meranti, khususnya Kecamatan Merbau nantinya bisa jadi tuan rumah pertandingan Gasing internasional, karena Pergam sudah mengikuti event tingkat internasional dari dulu,” ungkapnya. (rls/gun)