Hadiri Survei Simulasi Kreditasi Rumah Sakit Snars Edisi I Meranti, Wabup Said Hasyim Apresiasi Kinerja RSUD

Meranti, Riau137 Dilihat

SELATPANJANG – Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menghadiri kegiatan Survei Simulasi Kreditasi Rumah Sakit Snars Edisi I Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti oleh Tim Surveior Kars, kegiatan yang bertujuan untuk menilai Akreditasi RSUD Meranti ini dipusatkan di Aula RSUD Meranti, Selasa (19/3/2019).

Hadir mendampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Meranti dr. Erharia Sari, Tim Surveior Kars, Sekretaris Dinas Kesehatan Meranti, Para Dokter dan Karyawan RSUD Kepulauan Meranti dan lainnya.

banner 300x250

Dalam sambutannya dr. Erharia Sari menjelaskan, sebelumnya Tahun 2016 RSUD Meranti sudah mengikuti program khusus Akreditasi dan hasilnya meperoleh nilai Perdana atau Bintang Satu. Dan kini ditahun 2019 dilakukan lagi Akreditasi Snars Edisi I.

Namun sebelum dilakukan penilaian Akreditasi lebih dulu dilakukan simulasi, dan untuk ini seperti diungkapkan Kepala RSUD Meranti dr. Ria, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya meski diakui masih ada kekurangan yang akan terus disempurnakan.

Sekedar informasi, Tim Akreditasi SNARS diketuai oleh dr. Sudasri MHA yang membawa anggota dr. Win J Damopoli, dr. H. Riza Iriani, Desak Nyoman Sithi Mars. Tim ini nantinya yang akan melakukan simulasi dan nantinya melakukan penilaian Akreditasi di RSUD Kepulauan Meranti.

Lebih jauh disampaikan dr. Ria Akreditasi ini tak lain adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dalam upaya menjamin kesehatan masyarakat. Karena bila sertifkat Akrditasi ini tidak diraih maka akan berdampak besar pada pelayanan masyarakat, salah satunya pemutusan kerjasama dari pihak BPJS.

“Jadi ini merupakan tantangan bagi RSUD Meranti apalagi kedepan 90 persen masyarakat akan memiliki kartu Jaminan Kesehatan. Jika tidak mendapat layanan BPJS kemana masyarakat kurang mampu akan berobat,” ungkapnya.

Demi lancarnya tugas-tugas pelayanan kesehatan di RSUD Meranti, dr. Ria berharap dukungan dan kepercayaan penuh dari Pemkab Meranti sehingga apa yang diprogramkan dalam peningkatan pelayanan akan terwujud. 

Sementara itu Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim dalam sambutannya sangat mengapresiasi semangat karyawan RSUD Meranti dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. 

“Dengan semangat ada kemauan dan dengan kemauan tidak ada yang tidak bisa dicapai. Dan yang terpenting menurut Wakil Bupati H. Said Hasyim adalah rasa tanggungjawab akan tugas yang dilaksanakan,” ucap Wabup.

Wabup berharap dengan kesadaran, semangat dan kondisi yang ada dapat meningkatkan Akreditasinya dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Pemkab Meranti sendiri ditegaskan Wabup siap memberikan dukungan penuh kepada RSUD agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.

Untuk peningkatan fasilitas pelayanan dijelaskan Wabup Meranti memang membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk itu selain anggaran yang disiapkan di APBD, Dinas Kesehatan selaku Leading Sektor penjamin kesehatan masyarakat juga dapat mengusulkan proposal bantuan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat dengan cara membuat usulan yang didukung data data konkrit sehingga mampu meyakinkan Pemerintah Provinsi dan Pusat mengalirkan dana bantuan ke Meranti.

Akhir kata Wakil Bupati berharap RSUD Meranti dapat meraih Akreditasi SNARS minimal dapat mempertahankan Akreditasi yang telah diraih sebelumnya. Tak lupa diakhir pidatonya Wabup juga mengucapkan apresiasi kepada para Dokter, perawat dan bidan atas dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat Meranti khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

Selanjutnya sambutan dari Ketua Tim Akreditasi SNARS mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti khususnya RSUD Meranti. Kedatangannya kali ini untuk melihat sejauh mana RSUD memenuhi standar pelayanan kesehatan. 

Standar rumah sakit ini sangat penting dalam memberikan kepuasan kepada pasien dan tidak perlu lagi keluar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, semuan butuh modal, perhatian dan sumbangsih serta semangat dari seluruh karyawan mulai Dokter, Perawat dan medis lainnya.

“Semoga Pemda Meranti dapat memenuhi standar ini agar nantinya mampu memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat,” harapnya. (rls)