oleh

Besi Pagar Pembatas Jembatan Marhum Bukit Mulai Hilang, Gubri: Memang Gawat Betul

Jembatan Marhum Bukit. (Istimewa)

PEKANBARU – Kesadaran masyarakat Kota Pekanbaru untuk merawat infrastruktur yang ada di wilayah mereka ternyata belum terbentuk sepenuhnya.

Nyatanya, besi pagar pembatas di Jembatan Siak IV Pekanbaru yang baru saja dibuka untuk umum tersebut satu per satu sudah mulai hilang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

banner 300x250

Ketika dikonfirmasi, Gubernur Riau, Syamsuar pun mengaku belum menerima laporan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau. Yang jelas jauh-jauh hari sebelumnya, Gubri telah menginstruksikan anggotanya untuk melakukan pengawasan terhadap jembatan yang diberi nama Jembatan Marhum Bukit tersebut.

“Memang gawat betul, nanti saya cek dulu,” kata Gubri Syamsuar ketika dikonfirmasi GoRiau.com di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/4/2019).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto juga memberikan keterangan yang sama, bahwasanya pihaknya belum mendapat laporan terkait pencurian itu dari bawahannya.

“Saya juga belum tahu, nanti saya tanya dulu ke pak Yunan (Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan, red),” kata Dadang.

Sebelumnya, Dadang sendiri telah meminta pihak rekanan untuk memasang CCTv pemantau di jembatan tersebut. Namun, hingga kini pihak rekanan belum juga memasang CCTv, hingga akhirnya kekhawatiran besi-besi di jembatan akan hilang dicuri terjadi sungguhan.

“Saya sudah mau pasang CCTv, tapi karena tidak anggaran kami minta ke rekanan. Tapi rekanan belum juga pasang. Padahal untuk memasang CCTv itu juga perlu crane, sampai tower crane nya dilepas juga belum,” terangnya.

Belajar dari pengalaman hilangnya lampu-lampu sorot di Kota Pekanbaru, Dadang pun khawatir lampu-lampu di Jembatan Siak IV tersebut akan bernasib sama, raib tanpa tersisa karena dicuri.

“Apa lagi lampu-lampu itu harganya puluhan juta. Kita kasih kerangkeng lampunya pun, nanti se kerangkeng besinya dicuri juga,. Makanya harus ada CCTv minimal dua, paling tidak sepuluh jutaan untuk membeli CCTv dengan resolusi tinggi,” tuturnya.