oleh

Guru SD di Kuansing Jadi Korban Hipnotis, Pelaku Mengaku Petugas Kesehatan

Ilustrasi (internet).

TELUKKUANTAN – Lasnidar (59) Desa Koto Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, terhenyak kaget ketika cincin dan gelang emas seberat 12 gram yang dia gunakan lesap.

Itu disadarinya, setelah seperti baru tersadar ketika seorang wanita paruh baya, berbaju putih, berbadan gemuk, kulit putih, Kamis (4/4/2019) sekitar pukul 13.30 WIB tidak lagi di ruang tamunya.

banner 300x250

“Cincin, gelang ibu raib. Ibu seperti di hipnotis, tak tau apa-apa lagi. Padahal ketika itu sedang berbicara,” ujar Lasnidar yang masih terdengar ketakutan dan heran, Jumat (5/4/2019).

Lasnidar yang berprofesi sebagai salah seorang guru sekolah dasar (SD) Kecamatan Kuantan Mudik itu menceritakan awal kejadian itu. Kamis siang sekitar pukul 13.30 WIB, dia baru saja pulang sekolah dan hendak melaksanakan salat Zuhur.

Namun tiba-tiba datang seorang wanita berbaju putih, berkulit putih, berbadan gemuk dan berjilbab, datang bertamu. Sementara, seorang laki-laki pakai helm duduk di atas sepeda motor pinggir jalan.

Wanita itu, datang mengaku sebagai petugas kesehatan yang akan menyampaikan berbagai program kesehatan pada masyarakat. Tapi Lasnidar menolak dan menyarankan datang nanti saja, karna dirinya mau melaksanakan salat Zuhur. Namun wanita yang menggunakan bahasa Indonesia itu tetap saja tidak mau pergi dan terus memaksa programnya dengan terus saja menatapnya.

“Setelah itu, ibu tidak tau lagi. Baru tersadar setelah wanita itu pergi. Dan ibu baru sadar, kalau cincin dan gelang yang ibu pakai, hilang semua,” ujarnya.

Ketika ditanya, apa ada yang melihat kejadian di rumah, Lasnidar mengaku saat itu dia berada sendiri di rumah. Anak perempuan nya, Pepi, tengah tidak ada di rumah. Tapi sebelum ke rumahnya, pelaku sempat bertanya ke tetangganya, menanyakan rumahnya.

Ia berharap, ini bisa diusut dan masyarakat agar waspada sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi pada masyarakat lainnya.