oleh

Dinilai Peduli dengan Kebudayaan Jawa, Wabup Kuansing Dianugrahi Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Wabup Halim bersama para pejabat Kuansing yang mendampinginya saat menerima gelar bangsawan Keraton Surakarta.

TELUKKUANTAN – Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, H. Halim mendapat gelar bangsawan Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta pada akhir Maret 2019.

Pihak keraton menilai Halim peduli dengan masyarakat Jawa dan kebudayaan Jawa yang ada di Kuansing. Atas kepeduliannya itu, keraton menganugrahi gelar Kanjeng Raden Tumenggung.

banner 300x250

“Awalnya saya dapat surat dari keraton. Saya tidak percaya, karena keraton ini identik dengan jawa,” ujar Halim saat ditemui GoRiau.com di ruang kerjanya, Senin (8/4/2019).

Setelah membaca isi surat, Halim langsung memerintahkan ajudannya untuk menghubungi nomor yang tertera di surat. “Ternyata memang benar dan bukan penipuan.”

“Waktu itu, pihak keraton tidak menyampaikan alasannya. Mereka hanya menayakan apakah saya bersedia hadir pada waktu yang ditentukan. Ya, saya bilang bersedia,” ujar Halim.

Tibalah saatnya. Halim sudah berada di Solo. Ternyata, dia tidak sendirian menerima gelar kehormatan itu. Menurutnya, ada sekitar 30 orang kepala daerah yang datang.

“Mereka juga tida tahu apa alasan keraton memberikan gelar itu. Kami hadir untuk menghormati keraton,” ujar Halim.

Selesai pemberian gelar, barulah Halim bersama kepala daerah lain berdiskusi dengan pihak keraton. Dari situ, Halim baru tahu dirinya dinilai peduli terhadap masyarakat Jawa yang ada di Kuansing.

“Pihak keraton menjadikan saya sebagai keluarga. Ya, alhamdulillah. Sebenarnya, saya sudah lama menjadi keluarga besar masyarakat Jawa. Abang saya, istrinya orang ekstran,” ujar Halim sambil tersenyum.

Sebagai Kanjeng Raden Tumenggung, Halim akan menjaga gelar bangsawan yang diberikan Keratom Surakarta.