oleh

Sudah Terima Salinan SK dari DPP Golkar, Andi Putra Sah Ketua DPRD Kuansing Keduakalinya

TELUK KUANTAN – Andi Putra, SH MH, yang kini salah seorang pimpinan sementara DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), kembali ditunjuk DPP Golkar sebagai Ketua DPRD Kuansing.

Andi Putra membenarkan dirinya kembali ditunjuk DPP Golkar memimpin DPRD Kuansing. “Benar, saya sudah menerima salinan Surat Keputusan (SK) tentang penunjukan saya sebagai Ketua DPRD Kuansing oleh Partai Golkar, baik di pusat maupun di tingkat provinsi,” kata Ketua DPC Golkar Kuansing itu, Jumat (20/9).

banner 300x250

Sementara Sekjen Golkar Kuansing, Masdar secara terpisah menjelaskan, surat DPP  Golkar tentang penunjukan Andi Putra sebagai pimpinan DPRD Kuansing, ditandatangani Ketua Bidang Kepartaian DPP Golkar, Ibnu Munzir dan Sekjen DPP Golkar, Laodewijk F Paulus.

“Sedangkan rekomendasi dan Surat Keputusan DPD Golkar Riau, tandatangani Ketua Umum DPD Golkar Riau H Arsyadjuliandi Rahman bersama Sekretaris,” jelasnya.

Dengan keluarnya rekomendasi ini, kata Masdar, maka secepatnya akan dimasukkan ke DPRD Kuansing sebagai bahan untuk menentukan alat kelengkapan DPRD Kuansing, terutama unsur pimpinan.

Andi Putra berterima kasih kepada DPP Golkar dan DPD Golkar Riau yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada dirinya untuk kembali menjadi pimpinan di DPRD Kuansing.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada simpatisan, kader dan pengurus DPC Golkar Kuansing yang tetap solid memberikan dukungan. Juga terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kuansing yang solid dan percaya kinerja kader-kader Golkar dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga DPRD Kuansing ini,” imbuhnya.

“Saya tetap berharap dukungan, motivasi dan koreksi yang membangun untuk kemajuan daerah ini ke depan,” sambungnya.

“Selanjutnya, tahapan pembentukan alat kelengkapan dewan, seperti pimpinan defenitif, komisi komisi, fraksi, Banggar, Banmus, BK dan lainnya akan segera kita bentuk, agar lembaga DPRD Kuansing ini bisa menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tutupnya.rls