oleh

Rizki Hidayat Minta Turnamen Rangsang Cup III Jangan Dinodai Kecurangan

SELATPANJANG – Turnamen sepak bola skala Kecamatan Rangsang kembali digelar. Kali ini, turnamen dengan tajuk Rangsang Cup III dilaksanakan di stadiun Selendang Pelangi Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, diwakili Kepala Dinas Periwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rizki Hidayat SStp MSi, Senin (30/9/2019).

banner 300x250

Dalam penyampaiannya, Rizki mengingatkan bahwa turnamen Rangsang Cup III sebagai ajang untuk mencari prestasi, menjalin tali silaturahmi dan sarana hiburan yang sehat.

“Bermainlah dengan suportif. Suportifitas dalam bertanding itu sangat dijunjung tinggi. Jangan nodai kegiatan ini dengan kecurangan, permainan yang kotor. Karena ini adalah ajang untuk mencari prestasi,” ujarnya.

Rizki berharap, melalui turnamen Rangsang Cup III bisa memotivasi masyarakat khususnya di Rangsang untuk rajin berolahraga. Karena, menurutnya dengan berolahraga selain sehat juga membuat tubuh lebih bugar.

“Kita minta kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Begitu juga para wasit harus suportif, jangan sampai ada kecurangan. Karena ini adalah sarana untuk mempersatu masyarakat yang ada di kecamatan rangsang dan umumnya kepulauan meranti,” bebernya.

Sebelumnya, Camat Rangsang Tunjiarto MPd mengatakan, Turnamen Rangsang Cup III diikuti sebanyak 72 club, dan akan berlangsung selama 40 hari.

“Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan prestasi. Selama ini, sepakbola di rangsang dianggap tidur karena tidak ada kegiatan. Tahun 2018, hanya dapat melaksanakan U19, kemudian ternamen-turnamen kecil,” katanya.

Selanjutnya, Tunjiarto mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dalam hal ini old star Kecamatan Rangsang yang telah bertungkus lumus agar terlaksananya Turnamen Rangsang Cup III. Begitu juga kepada seluruh masyarakat dan para donatur.

“Untuk hadiah, juara satu Rp20 juta beserta piala, kemudian untuk top skor ditambah Rp2 juta,” sebutnya. (rls)