JAKARTA – Kesibukan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, tidak hanya menjalankan tugas sehari-hari sebagai orang nomor satu di Provinsi Riau, juga bagaimana memikirkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Provinsi Riau.
Sepekan ini, kegiatan Syamsuar di luar kota tak bisa diwakilkan. Hari Kamis (19/12/2019), Syamsuar menghadiri penandatangan MoU antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Direktur BUMN PT Sarinah (Persero) di Jakarta. Penandatanganan kerja sama ini disaksikan langsung Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.
“Penandatanganan MoU ini tidak bisa saya wakilkan, sebab hal ini menyangkut masalah pengembangan dan pemasaran produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Riau, sekaligus pameran produk UMKM Riau yang akan dijual ke pasar international,” kata Syamsuar kepada GoRiau.com, Jumat (20/12/2019).
Syamsuar juga mengklarifikasi terkait sejumlah pemberitaan yang dinilai menyudutkan dirinya, lantaran tidak bisa memenuhi undangan Hari Ulang Tahun ke 11 Kabupaten Kepulauan Meranti di Selatpanjang, yang kebetulan jatuh pada Hari Kamis, kemarin.
“Saat seminar dan pameran singkat produk unggulan Provinsi Riau, kemarin, saya mempromosikan produk turunan sagu, kelapa, dan kelapa sawit. Nantinya, akan berdampak munculnya kreatifitas pelaku UMKM kreatif di Riau,” ungkap mantan bupati dua periode.
Pada hari yang sama di Jakarta, Syamsuar, menghadiri ekspor perdana produk UMKM Riau ke pasar international di Cina. Pada ekspor perdana produk UMKM Riau itu, dilepas dua menteri, yakni Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki dan Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, serta jajaran Agregator eskpor PT Sarinah dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).
“Produk UMKM dari Bumi Lancang Kuning yang diekspor ke Cina secara perdana dalam acara Ekspor Perdana Produk UKM melalui PLB e-Commerce, dan dilepas langsung dua menteri,” ujar Syamsuar.
Sedangkan Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution, dikatakan Syamsuar, Hari Kamis, kemarin, menghadiri tiga acara, mulai dari Apel Hari Bela Negara, Acara OJK di Rimbo Panjang, dan meninjau banjir di Rantau Kopar, Rohil. Sementara Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya, sambung Syamsuar, saat ini disibukkan dengan menguji semua pejabat yang dievaluasi bersama Tim Pansel.
“Tak mungkin eselon III ditugaskan menghadiri acara HUT Kabupaten Kepulauan Meranti. Seharusnya tanya ke protokol Riau apa kegiatan kami,” ucap Syamsuar.
Gubernur Syamsuar juga meluruskan adanya tudingan, bahwa dia menghadiri pelantikan DPRD di daerah kabupaten/kota yang ada di Riau. “Semua pelantikan anggota DPRD tidak ada satupun daerah yang kami hadir atau kami wakili, termasuk pelantikan DPRD Pekanbaru. Hal ini guna menghindari ada yang bisa datang dan ada yang tidak,” tegas Syamsuar.
Bukan mencari alasan sehingga tidak bisa menghadiri HUT Kabupaten Kepulauan Meranti, tapi Syamsuar perlu juga membeberkan, pada kenyataannya, undangan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti baru diterima Tata Usaha Gubernur Riau, Rabu (18/12/2019), sore.
“Undangan HUT Kabupaten Kepulauan Meranti saja baru diterima bagian TU sehari sebelum acara. Sementara sejumlah kegiatan di luar kota sudah tersusun seminggu sebelumnya,” jelas Syamsuar.




