PEKANBARU – Sejumlah warga Riau terkurung di Pelabuhan Feri Muar, Johor, Malaysia. Mereka tidak bisa kembali ke tanah air, karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah memberlakukan lockdown dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Lockdown yang diberlakukan kedua pihak sebagai antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat dikonfirmasi GoRiau.com terkait hal tersebut mengatakan, bahwa sebelum melakukan lockdown dari negara tetangga, pihaknya sudah memberikan tenggat waktu warga Riau yang ingin kembali ke Indonesia hingga tanggal 20 Maret 2020, kemarin.
“Alasan mereka terkurung di sana (Malaysia, red), karena visa atau izin tinggal mereka (warga negara Indonesia asal Riau, red) akan segera habis. Kita sudah koordinasi dan Konsulat Malaysia siap membantu perpanjangan izin tinggal mereka di Malaysia hingga keadaan stabil kembali,” kata Syamsuar, Sabtu (21/3/2020).
Pemprov Riau, dikatakan Syamsuar, tidak ingin menelantarkan atau menghalangi mereka kembali ke tanah air. Namun, ini untuk kebaikan bersama antara kedua negara.
“Pemerintah Indonesia telah menetapkan status pandemi virus Corona menjadi bencana nasional non alam. Semoga keadaan segera kembali normal dan warga Riau yang terkurung di Malaysia bisa kembali ke Riau,” ujar Syamsuar.
Contoh lainnya, sambung Syamsuar, dirinya telah menghubungi Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit terkait memberhentikan kendaraan dari Pekanbaru yang akan masuk ke Sumatera Barat, untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Yang ditakutkan Pak Wakil Gubernur Sumatera Barat, karena jalur laut dari Riau beberapa hari kemarin belum ditutup. Yang dilakukannya sebagai antisipasi masuknya virus Corona ke Sumatera Barat,” ungkap Syamsuar.




