Jumlah ODP dan PDP Terus Naik, Bupati Siak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

banner 468x60

SIAK – Dengan naiknya terus angka ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (Pasien dalam pemantauan) di wilayah Kabupaten Siak, Bupati Alfedri keluarkan imbauan agar warga mengurangi aktivitasnya di luar rumah, khususnya mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

“Terkecuali untuk keperluan mendesak, misalnya pergantian sift karyawan pabrik atau mendapatkan pertolongan medis kerumah sakit,” kata Asisten I Setdakab Siak, Budhi Yuwono saat jumpa pers di Posko Gugus Tugas Mess Pemda, Jalan Raja Kecik Siak Sri Indrapura, Jumat (17/4/2020) pagi.

banner 400x400

Dengan tegas, Budhi didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Covis 19 Kabupaten Siak Kadiskes Dr Toni Chandra, serta didampingi Kadis Kominfo Arfan Usman dan Kabag Humas Protokol Wan Saiful Effendi menyebutkan imbauan itu juga berlaku untuk cafe dan warung atau rumah makan serta tempat usaha lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

“Ini kita sampaikan terkait meningkatnya kasus PDP di Siak. Seluruh masyarakat untuk tetap di rumah, menggunakan masker setiap saat, dan menjaga jarak komunikasi antar orang sekitar 2 meter, serta hindari keramaian dan jalankan hidup bersih dan sehat selalu mencuci tangan. Tidak ada yang duduk-duduk di warung makan pada jam tersebut (9 malam hingga 5 subuh),” kata Budhi.

Berdasarkan data tercatat di portal corona.siakkab.go.id per Tanggal 17 April 2020, kasus Covid-19 berjumlah 2.165 kasus. Dengan rincian jumlah ODP berjumlah 2.152 orang dan PDP 14 orang.

Jumlah ODP yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.168 orang, sedangkan sisanya 984 ODP masih dalam proses pemantauan.

Dari 14 kasus PDP di Kabupaten Siak, 9 orang diantaranya masih dirawat dengan rincian 7 orang di RSUD, 2 orang di Asrama Haji, dan 1 orang dirawat di Kota Pekanbaru. Selain itu 1 orang PDP meninggal dunia, 3 orang lainnnya sudah selesai dilakukan perawatan dan dinyatakan sembuh,” sebut Budhi.

“Kami juga meminta masyarakat yang saat ini keluarganya sedang dirawat di rumah sakit, agar mempercayakan sepenuhnya perawatan keluarga pada tim medis, dan kita tidak perlu menunggu di rumah sakit, untuk menghindarkan kontak karena rentan penularan Covid 19,” pintanya.(adv)

banner 970x250