oleh

Heboh Bajaj Bajuri Prediksi COVID-19 17 Tahun Lalu, Ini Faktanya!

Media sosial tengah dihebohkan dengan munculnya penggalan ‘scene’ serial televisi Bajaj Bajuri. Dalam cuplikan tersebut, karakter Said menjelaskan betapa bahayanya penyakit menular dari China.

Said yang diperankan oleh Saleh Ali Bawazier menjelaskan pada Oneng (Rieke Diah Pitaloka) kalau di saat itu, 17 tahun lalu, ada penyakit yang dapat dikenali ciri-cirinya yaitu panas dingin dan batuk. Said juga menjelaskan kalau penyakit dari China itu menular dan mematikan.

banner 300x250

“Itu penyakit menular dari China, mpok. Gejalanya panas dingin sama batuk. Bahaya, mpok. Penyakit itu bisa menular. Yang udah kena bisa meninggal,” ucap Said.

Mendengar perkataan tersebut, Oneng pun merespon kaget dan langsung berteriak mencari emaknya yang mengalami kondisi yang diceritakan Said. Akting lugu Oneng pun tampak natural sekali. “(menghela napas) Emaaaaaak,” teriak Oneng ketakutan.

Video ini dibagikan oleh netizen Twitter dengan nama akun @pleased****le. Dalam keterangan video, ia menuliskan kalimat sebagai berikut, “We’ve been warned 17 years ago” atau kita sudah diperingati 17 tahun yang lalu.

Video singkat ini membius banyak netizen. Ditonton sudah lebih dari 735 ribu kali di Twitter, respons netizen pun luar biasa. Beberapa percaya, tapi sebagian lagi tak mengindahkan apa yang diucapkan Said tersebut.

“Corona kan emang dari kapan taun. Ada MERS sama SARS. Nah, yang kali ini jenis baru namanya COVID-19,” terang @dprin***. Lalu ada juga komen seperti ini, “Jangan-jangan si Said ini antek-antek elit global yang sekelompok sama Bil Get. Bil Get ngomongin virus ini 4 tahun lalu, Said 17 tahun lalu,” kata @ImronFa****.

Sementara itu, akun Twitter @FioSora** membagikan penggalan lengkap video yang dibagikan Dana Raditya. Di video ini, terdengar jelas kalau apa yang disampaikan Said adalah gejala penyakit SARS, bukan COVID-19.

“Gue cuma bantuin dia sebagai marketing. (Kenape lo nggak bilang dari tadi). Yang sakit siapa, mpok? (Emak sama si Ucup). Sakit apaan? (Panas dingin ame batuk. … Kenape?) SARS. (Kalau kecelakaan di gunung atau tenggelam di laut, boleh. Masa panas dingin sama batuk sampe panggil SARS segala). SARS, pake S. Itu penyakit menular dari China, mpok. Gejalanya panas dingin sama batuk. Bahaya, mpok. Penyakit itu bisa menular. Yang udah kena bisa meninggal,” begitu skrip lengkapnya adegan ini.

So, yang dijelaskan Said Bajaj Bajuri adalah penyakit SARS bukan COVID-19. Gejala yang ditimbulkan dari SARS memang serupa dengan COVID-19, ini karena keduanya terjadi akibat infeksi virus serupa yaitu virus corona.

(hel)

Sumber : okezone.com