oleh

Pukul Kepala Warga Rohul Pakai Martil dan Tikam Perutnya Pakai Pisau, Pelaku Akhirnya Diringkus di Sumatera Utara

PEKANBARU – Tim Opsnal Satreskrim Polres Rokan Hulu, Riau berhasil menangkap pelaku pencurian disertai penganiayaan berat dengan cara memukul dengan martil, dan menikam korbannya dengan belati di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Rohul, Ipda Fery bahwa, pihaknya telah berhasil menangkap pelaku yang berinisial JP (36), di kampung halamannya yang berada di Sindul Dolok, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, pada hari Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

banner 300x250

“Pelaku sudah ditangkap tim Opnsal Satreskrim Polres Rohul, lalu dibawa bersama barang bukti satu bilah pisau bergagang kayu, dan martil gagang kayu ke Polres Rokan Hulu untuk proses lebih lanjut,” terang Fery kepada GoRiau.com, Senin (1/6/2020) malam.

Selanjutnya Fery menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu dilakukan JP terhadap korban bernama Safaruddin, pada hari Kamis (7/5/2020) lalu. Dimana saat itu JP datang ke rumah korban secara diam-diam, namun kepergok oleh korban.

“Saat korban menegur dan mendatangi pelaku yang masuk tanpa izin ke rumahnya, tiba-tiba pelaku memukul kepala korban menggunakan martil dan menusuk perut sebelah kanan korban menggunakan pisau lalu pergi,” lanjut Fery.

Kemudian anak korban yang mengetahui kejadian itu, langsung mengadukan kepada ibunya yang sedang jualan di pasar, kalau ayahnya sudah ditusuk dan dimartil oleh JP.

“Anaknya itu datang ke pasar bilang sama ibunya, kalau pelaku datang ke rumah minta kunci, lalu menganiaya korban. Setelah diperiksa, kondisi rumah berantakan dan korban duduk bersandar di dinding rumah dengan kondisi perut dan kepala berdarah. Dengan segera istri korban memanggil becak dan membawa korban ke rumah sakit,” ujar Fery.

Terakhir, istri korban pulang ke rumah dan memeriksa kamar tidur yang telah berantakan serta tidak ada menemukan uang tunai Rp 2.400.000 dan perhiasan emas berupa anting-anting yang telah patah yang disimpan pelapor dalam tas yang digantung di dinding kamar. Atas kejadian tersebut pelapor atau korban melapor ke Polres Rokan Hulu, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus petugas.