PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan gerak cepat dalam pemeriksaan sample swab dari pasien yang terindikasi gelaja Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.
Direktur RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi MARS saat dihubungi GoRiau.com mengatakan, bahwa sejak alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad dioperasikan 20 April 2020, sudah 4.045 sample yang diuji di laboratorium tersebut hingga 7 Juni 2020 dari 6.481 sample yang diterima.
“Dari hasil uji sample menggunakan alat PCR, ada 253 sample positif Covid-19 dan 3.792 sample negatif Covid-19. Ini merupakan data per 7 Juni 2020,” kata dr Nuzelly kepada GoRiau.com, Senin (8/6/2020).
Dari alat PCR yang ada di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, dikatakan dr Nuzelly, bahwa jumlah alat PCR di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad ada 3 unit ditambah Gene Expert 1 unit. “Dari alat PCR yang ada, laboratorium biomolekuler akan meningkatkan pemeriksaan sample sebanyak 450 sample per hari. Dimana satu orang pasien ada empat sample yang diujikan,” ungkap dr Nuzelly.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi SpP(K) mengatakan, bahwa per tanggal 7 Juni 2020 terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19 di Riau. Dimana, total kasus positif ada 118 kasus, dengan rincian 11 orang dirawat, 101 orang sehat dan sudah dipulangkan, dan 6 orang meninggal dunia.
“Sedangkan, PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang masih dirawat berjumlah 69 pasien, PDP negatif Covid-dan dipulangkan berjumlah 1.259 orang, dan PDP meninggal dunia berjumlah 163 orang. Total PDP berjumlah 1.491 orang. Untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan) dalam pemantauan berjumlah 4.938 orang, ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 66.402 orang,” jelas dr Indra Yovi.




