oleh

Gojek Pekanbaru Galang Dana Melalui Kopdar untuk Bantu Pekerja Harian Terdampak Covid-19

PEKANBARU – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja harian yang perekonomiannya terdampak pandemi virus corona (Covid-19), Gojek Pekanbaru berinisiatif melaksanakan Kolaborasi Penggalangan Dana Virtual (Kopdar).

Kegiatan yang digelar Senin (15/6/2020), juga diisi dengan talk show atau bincang-bincang bersama perwakilan Pemprov Riau serta diramaikan dengan konser amal dan hiburan dari musisi Olan Fran, penyanyi Naga dan content creator Megi Irawan. Acara ini dilaksanakan secara online melalui Instagram live Gojek Pekanbaru (HYPERLINK “https://instagram.com/gojek.pekanbaru” instagram.com/gojek.pekanbaru) dan InfoPku (HYPERLINK “https://www.instagram.com/infopku_/” instagram.com/infopku_/) secara gratis.

banner 300x250

Dalam sesi talk show, Gubernur Riau Syamsuar yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang juga menjabat sebagai Sekretaris Gugus Tugas Tim Penanganan Covid-19 Riau, Syahrial Abdi, berbincang seputar perkembangan penanganan virus Covid-19 di Provinsi Riau dan langkah-langkah yang diterapkan selama masa Perilaku Hidup Baru (PHB).

Syahrial menuturkan, bahwa walaupun saat ini Provinsi Riau sudah memasuki PHB, masyarakat justru diminta semakin disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas untuk mencegah agar tidak terjadi gelombang kedua. Ia pun menyampaikan dukungannya atas kegiatan yang digagas Gojek Pekanbaru ini.

“Acara Kopdar ini menekankan kata ‘kolaborasi’, yang merupakan poin penting dalam usaha memutus mata rantai penularan Covid-19. Provinsi Riau menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kesembuhan tertinggi Covid-19 di Indonesia adalah karena kolaborasi seluruh stake holders. Termasuk di antaranya kesiapan pemerintah dalam mendata ODP dan uji lab serta partisipasi masyarakat yang mengikuti imbauan dari pemerintah, sehingga saat ini masyarakat telah dapat kembali produktif beraktivitas dengan aman,” kata Syahrial.

Pada sesi talk show tersebut, District Head Gojek Pekanbaru Cut Emyra Fadhila memaparkan langkah yang dilakukan Gojek guna melindungi mitra dan pengguna, dengan menetapkan berbagai prosedur kesehatan dan menerapkan rangkaian upaya.

“Setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pekanbaru, layanan GoRide telah aktif kembali per tanggal 30 Mei 2020. Kami menyambut baik hal ini karena para mitra driver dapat kembali menjalankan layanan GoRide. Guna melindungi mitra dan pengguna, kami menetapkan berbagai prosedur kesehatan dan menerapkan rangkaian upaya, termasuk dengan sanitasi helm, motor dan mobil di Posko Aman yang ada di Pekanbaru. Informasi suhu badan mitra dan sanitasi helm dan kendaraannya kemudian diinfokan melalui fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek,” jelasnya.

Mimy, panggilan akrabnya, melanjutkan, selama masa pandemi ini, aktivitas masyarakat menurun karena menghindari penularan Covid-19, dan hal tersebut berpengaruh kepada penghasilan pekerja harian akibat sepinya jalanan.

Kegiatan Kopdar ini, lanjut Mimy, diinspirasi keprihatinan atas kondisi pandemi yang menimpa masyarakat secara luas, khususnya mereka yang berpendapatan harian, termasuk di Pekanbaru.

“Oleh karena itu kami mengajak para tokoh masyarakat Riau untuk mengambil bagian dalam kegiatan amal ini,” ujarnya.

Musisi Olan Fran terdorong untuk mengambil bagian dalam lelang amal Kopdar dengan menyumbangkan sepatu miliknya sebagai barang yang dilelang.

Indra Perdana Sinaga atau Naga, penyanyi asal Pekanbaru yang dikenal luas sebagai vokalis Ada Band, menyumbangkan salah satu jam tangan kesayangannya.

Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada para pekerja harian melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB). Yayasan ini dibentuk Gojek untuk mengelola dana bantuan dan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, komunitas sosial dan perkumpulan mitra driver untuk menentukan cara terbaik dalam penyaluran dana bantuan.

Masyarakat Riau dapat memberikan donasi, baik dengan mengikuti lelang amal ataupun secara langsung dengan meng-klik banner Sumbang Suara di aplikasi Gojek atau melalui situs Kitabisa (kitabisa.com/sumbangsuara) dengan berbagai metode donasi, termasuk menggunakan GoPay.

Gerakan #SumbangSuara diluncurkan pada tanggal 29 April lalu bersama-sama antara Band Slank, YABB dan platform penggalangan dana online Kitabisa.

Hasil dari penggalangan dana ini didedikasikan untuk para pekerja yang penghasilan hariannya rentan menurun akibat sepinya jalanan karena pandemi Covid-19, seperti pedagang asongan, musisi jalanan, pemulung, tukang parkir, hingga supir angkot, taksi, ojek pangkalan dan online dari berbagai aplikator.

Periode penggalangan dana #SumbangSuara akan berlangsung dari 29 April hingga 30 Juni 2020. Dana yang terkumpul dari masyarakat akan disalurkan dalam bentuk paket sembako senilai Rp100 ribu per paket yang akan dibagikan ke kelompok pekerja harian yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Pekanbaru.

Perkuat Protokol Kesehatan

Sejalan dengan arahan dari pemerintah, Gojek juga menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 dalam layanannya di seluruh Nusantara, termasuk di Riau, di mana layanan Gojek tersedia di Pekanbaru dan Duri.

Gojek juga telah menetapkan prosedur yang mengedepankan aspek kebersihan dan kesehatan, termasuk bagi layanan transportasi GoRide dan GoCar, antara lain mewajibkan mitra driver untuk menggunakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer, sebagai syarat untuk menjalankan order, sanitasi helm, motor dan mobil di Posko Aman serta menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek.

Gojek juga telah meluncurkan berbagai inisiatif sebagai tindakan pencegahan penularan Covid-19, menjaga keberlanjutan pendapatan mitra dan merchant, serta keamanan dan kenyamanan pengguna dalam menggunakan layanan Gojek sejak Januari 2020 lalu. Program ini dilaksanakan secara nasional, termasuk di Pekanbaru.rls