oleh

LAMR dan Korem Sepakat Bersinergi

PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu Riau dan Korem 031/ Wirabima, sepakat bersinergi untuk pembangunan daerah ini untuk lebih baik pada masa mendatang. Langkah pertama, LAMR diminta mendorong dan merekomendasi putera-putera Riau untuk menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

Demikian benang hijau pertemuan antara Komandam Korem 031 Brigjen TNI M.Syech Ismed, S,E., M.Han, dengan pengurus LAMR, Jumat petang. Dari LAMR taampak hadir adalah H. Al azhar, Syahril Abubakar, Taufik Ikram Jamil, Syamsurizal, Asri Auzar, Hermansyah, Nasir Penyalai, dan Mustafa Haris.

banner 300x250

M. Syech yang menjabat Danrem sejak April lalu itu mengatakan, mengenengahkan putra daerah untuk mengikuti pendidikan militer, memang merupakan kebijakan institusinya. Ini merupakan kesempatan baik, sehingga makin banyak putra Riau yang berkiprah di dunia kemiliteran.

Sempat disebutnya, soal perawakan tidak menjadi pertimbangan utama untuk mengikuti pendidikan militer. Asal kesehatannya baik, sudah menjadi modal besar untuk mengikutinya. Korem bersedia melatih peminat agar dapat diterima di Akmil dengan baik.

Semula, secara bergantian, dimoderatori Datuk Hermansyah, pihak LAMR menyampaikan berbagai permasalahan Riau yang langsung berkaitan dengan adat. Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri Al azhar msalnya menyebutkan bahwa sebagian besar dari masyarakat miskin di Riau adalah masyarakat adat. Dijelaskan pula gerakan jaga kampung yang digagas LAMR yaitu upaya agar masyarakat tetap aktif dan kreatif menghadapi pandemi covid-19 dengan mengolah kemampuan sendiri secara maksimal.

Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri Syahril Abubakar pula menekankan aktivitas LAMR dalam memperjuangkan hak-hak adat. Di antaranya adalah secara aktif terlibat dalam memperjuangkan agar daerah ini memperoleh sesuatu yang lebih dari usaha tambang minyak semacam Blok Rokan, tidak hanya puas dengan bagian participan interest (PI) sebesar 10 persen yang sudah diatur dalam undang-undang.

AKAR

Menanggapi segala yang diungkapkan pengurus LAMR, Danrem Brigjen TNI M.Syech Ismed mengatakan sangat mengapresiasinya. Sebab LAMR melakukan sesuatu dari akar, misalnya berkaitan dengan gerakan jaga kampung. Kampung itu sendiri adalah akar, sehingga jika kampung baik, kecamatatan, kabupaten, daerah, bahkan negara, akan baik pula.

Atas dasar itu, pihaknya siap bekerja sama dengan LAMR dalam berbagai hal yang sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab Danrem. Ada juga sifatnya yang menyokong seperti berkaitan dengan hutan-tanah ulayat.

“Sudah bagus kalau dalam kegiatan LAMR, ada Korem, begitu pula sebaliknya,” kata M Syech Ismed yang baru beberapa hari lalu ditepuktepungtawari LAMR.

Ditambahkannya, tentu perlu dirumuskan bersama kegiatan dimaksud secara lebih konkrit, sehingga pertemuan demi pertemuan secara teknis harus dilakukan pada pekan-pekan mendatang. (rls)