New Normal, Masjid Sultan Syarif Hasyim Dibuka Kembali dan Musafir Disarankan Tidak Ikut Salat Berjamaah

SIAK – Setelah 3 bulan lamanya tutup, Pemerintah Kabupaten Siak kembali membuka aktivitas di Masjid Sultan Syarif Hasyim atau yang dikenal Masjid Islamic Center pasca New Normal diberlakukan.

Masjid yang megah dengan lima kubah besar dan bagian dalam masjid yang indah dengan nuansa artistik serta dinding dihiasi lukisan kaligrafi dengan aneka warna cerah itu kini ramai orang datang melaksanakan salat lima waktu.

“Terobati juga rindu salat di dalam masjid ini. Sejak tutup karena Pandemi Covid-19, hanya bisa melihat masjid dari luar pagar saja. Sudah 3 bulan kami libur kuliah dan pulang ke Siak, tapi ga pernah bisa salat ke Masjid Islamic Center,” kata Rahayu kepada GoRiau.com, Senin (22/6/2020).

Kata Rahayu, kalau masuk ke dalam masjid Islamic Center ini hati akan terasa sejuk, melihat keatas plafon masjid yang mengikuti kubah dan didominasi warna cokelat dengan garis saling melintang yang cenderung minimalis.

“Suasana di dalam dan luar masjid Islamic ini memang buat hati sejuk, makanya wajar aja kalau Masjid ini menjadi pusat perhatian pengunjung yang melintas,” ujar Rahayu.

Saat tiba di halaman masjid nampak wastafel portabel untuk mencuci tangan. Pengunjung disarankan mencuci tangan, mengenakan masker dan membawa sajadah sendiri.

Penjabat Sekda Siak, Jamaludin mengatakan aktivitas di rumah ibadah kembali dibuka sesuai dengan surat edaran Menteri Agama no 15 tahun 2020 untuk kekhusukan beribadah dan aman dari Covid-19.

“Kita harapkan pengunjung selalu mengenakan masker dan membawa masker sendiri. Biasakan mencuci tangan atau menggunakan handsntizer sebelum masuk ke masjid atau rumah ibadah lainnya,” kata Jamal.

Jamal juga menegaskan, untuk orang yang dalam kondisi sakit disarankan tidak ikut salat berjamaah di masjid. Demikian juga kepada musafir atau yang dari luar daerah Siak, menyesuaikan diri untuk tidak ikut berjamaah.

“Kami juga imbau, jangan membawa anak-anak dan orang lanjut usia yang rentan sakit ke dalam masjid saat Pandemi Covid-19 ini. Mari sama-sama kita ikuti imbauan Pemerintah ini,” kata Jamal.