Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Banyak Warga Siak Tidak Pakai Masker dan Saling Berdekatan

SIAK – New Normal atau tatanan baru agar masyarakat dapat beraktivitas lagi dan hidup berdampingan dengan Covid-19 sudah diterapkan Pemerintah Kabupaten Siak. Namun masyarakat menganggap hal itu bukan suatu masalah, sehingga mereka mengabaikan protokol kesehatan saat di tempat umum.

Pantauan GoRiau.com di Jalan Muzafarsyah yang sebelum pandemi Covid-19 sempat diresmikan sebagai pusat kegiatan keluarga, remaja dan anak-anak untuk berolahraga serta menyalurkan bakat mulai ramai kembali sejak penerapan new normal.

Ada kelompok remaja yang bernyanyi dengan diiringi alat musik gitar. Ada juga ibu-ibu yang membawa balitanya berjalan-jalan di Pendestrian berlantai keramik itu. Ada kelompok remaja yang bermain game online, ada yang bermain sepeda dan masih banyak lainnya.

Sayangnya, kebanyakan dari masyarakat yang ada di jalan Muzafarsyah itu tidak mengenakan masker dan menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya.

Wisnu (26), salah satu pekerja kantoran di Jalan Raja Kecil, Siak mengaku sangat miris melihat banyak warga Siak yang cuek atau tidak peduli dengan protokol kesehatan. Padahal new normal yang diberlakukan ini untuk menggerakkan lagi roda perekonomian.

“Kita bisa kembali beraktivitas itu sudah sangat bersyukur. Tapi ya tolonglah ikuti imbauan pemerintah, kita harus ikut merubah gaya hidup kita agar tetap bisa sehat. Gunakan masker saat di luar rumah atau bertemu dengan orang lain, selalu cuci tangan dan harus menjaga jarak,” katanya kepada GoRiau.com.

Menurut Wisnu, saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masyarakat masih abai terhadap protokol kesehatan, bisa jadi era new normal menjadi gagal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau soal protokol kesehatan saja masih banyak yang cuek, menurut saya kondisi pandemi Covid-19 malah bisa makin parah gara-gara new normal. Kita minta pemkab Siak tegas dalam hal ini. Tertibkan saja orang-orang yang bandel itu,” ungkapnya.