oleh

LPPM UIR Gelar Workshop Kompetensi Komunikasi untuk Entrepreneur

PEKANBARU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk workshop Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) dengan tema Socio-Technopreneurship.

Workshop tersebut digelar di The Zury Hotel Pekanbaru pada Rabu (24/6 /2020), pukul 08.00-16.00 WIB. Sesi pertama fokus memaparkan konsep socio-technopreneurship. Sedangkan sesi kedua, fokus pada communication competence.

Workshop ini merupakan rangkaian kegiatan kewirausahaan yang merupakan program pengabdian masyarakat dosen didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama tiga tahun. Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kompetensi komunikasi entrepreneur menjadi bagian yang sangat penting untuk keberhasilan berbisnis. Berbisnis adalah proses berkomunikasi entrepreneur dengan publik, yang menjadi konsumen atau calon konsumen.

Peserta workshop Communication Competence ini adalah mahasiswa dan alumni Universitas Islam Riau. Materi dalam workshop hari kedua merupakan bagian dari materi utama, yakni penguatan capacity building yang diperuntukkan bagi seluruh peserta workshop.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Asrinda Amalia, M Si, Yudi Daherman MIKom dan Benni Handayani, MIKom. Ketiga narasumber fokus pada bagaimana memberikan softskill peserta tentang peningkatan kompetensi komunikasi, baik verbal maupun non verbal komunikasi.

“Sebagai entrepreneur saat ini, perlu menguasai berbagai media, baik konvensional maupun media baru. Namun perlu diingat bahwa pemilihan media harus disesuaikan dengan segmentasinya,” kata Asrinda Amalia.

Selama pelaksanaan kegiatan workshop, seluruh peserta diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yakni dengan menjaga jarak, memakai handsanitizer dan menggunakan masker.

Hal ini didukung oleh manajemen hotel yang juga memberikan fasilitas handsanitizer dan terus mengingatkan peserta untuk menerapkan protokol kesehatan.

Peserta workshop ini adalah 20 mahasiswa dan alumni Universitas Islam Riau yang dipilih oleh Tim Pengabdian. Peserta workshop merupakan mahasiswa dan alumni yang memiliki rencana menjalankan usaha atau usaha yang telah berjalan.

Di antara usaha yang direncanakan atau telah dijalankan secara otodidak dari para peserta adalah usaha jasa dan barang. Jasa terdiri dari event organizer dan fotografi. Sedangkan produk barang terdiri dari stick mozzarella, makaroni, jilbab, coffee shop dan lain-lain.

Seluruh peserta yang terpilih hadir dan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dalam sesi praktikum, seluruh peserta diminta untuk melakukan praktik eye contact kepada sesama peserta dan tim pelaksana.

Kegiatan ini berjalan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian sertifikat kepada seluruh narasumber.rls