Inforiau.ID Kisah haru warga Indonesia yang tak bisa kembali karena pandemi Covid-19 tertuang dalam postingan seorang istri di halaman Facebook.
Ayu Amelia, warga Duri-Riau yang saat ini mengabdi di salah satu lembaga peradilan di Provinsi Jawa Barat tepatnya kota Garut, bercerita tentang perjuangan kepulangan suami tercinta yang sedang bekerja disalah satu perusahaan di India.
Semenjak keberangkatan suaminya pada tanggal 11 Februari 2020 ke India untuk bekerja, Ayu berkisah, seharusnya bisa kembali berkumpul dengan keluarga pada bulan maret 2020.
Namun karena adanya Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk di India, membuat sang kepala keluarga tak bisa kembali karena India memberlakukan Lockdown negaranya.
Akhirnya kepulangan ke negeri tercinta yang sempat tertunda beberapa kali akhirnya bisa terwujud, bantuan Repatriasi dari @KBRI_newdelhi sangat di apresiasi oleh Ibu 3 anak ini.
Suami Ayu Amelia yang bernama Veria Utama, telah bekerja di luar negeri semenjak 10 tahun yang lalu, mereka berdua berasal dari kota Duri-Riau. Sebelum mengabdi di Garut, Ayu Amelia pernah bertugas di beberapa kabupaten seperti Pelalawan, INHU dan Bengkalis Riau.
Saat inforiau.ID menghubungi via telepon, Ayu Amelia sedang bersama suami dalam perjalanan menuju Garut dengan tetap jaga jarak, sang suami harus melakukan Test PCR dan isolasi Mandiri
” Belum bisa deket-deket dengan suami saat ini. Besok suami akan test PCR, semoga hasilnya negatif”
“Suami harus gunakan APD lengkap selama 18 Jam saat terbang dari India menuju bandara Soeta” tutupnya diakhir telepon
Berikut kisah lengkapnya yang kami ambil dari postingan FB Ayu Amelia pada hari ini (18/7)
Perjuangan untuk Pulang.
Pengen cerita sedikit dibalik APD ini
Sudah tahun ke-10 suami bekerja di salah satu perusahan di India
Biasanya bekerja 28-35hari dan kembali pulang dengan waktu libur yang sama, setelah itu kembali lagi bekerja,, begitulah rutinitasnya..
11 feb 2020 suami brgkt ke India seperti biasa dan waktu itu posisi corona selain di Wuhan baru terdeteksi dibeberapa negara, sempat ada kekhawatiran kami namun karena jadwal bekerja jd tetap berangkat
Bekerja sesuai jadwal dan pada saat akan pulang sudah tidak bisa karena lockdown yg diberlakukan oleh Pemerintah India.
Dan benar lockdown juga berlaku untuk rig tempatny bekerja.
129hari hanya dikeliliingi lautan, jangan tanya brp byk moment yang tidak bs kami lalui bersama..
26 juni akhirnya bs turun rig dan itupun harus karantina di kota mumbai sambil berharap ada penerbangan komersil yg buka atau ada repatriasi/pemulangan yang difasilitasi KBRI di India.
Setiap hari mencari informasi dan akhirnya dapat kabar jika ada reptriasi tgl 3 juli namun mgk saat itu mmg blm rezeki untuk plg karena mepetnya waktu,pengurusan dokumen,dll
Setiap hari kami hanya bs berdoa dan tak putusny berharap ada jalan lagi untuk bs plg,, sampai2 pernah juga berfikir untuk menempuh perjalanan darat atau dengan kapal laut.
Dan akhirnya tepat 3 hari sebelum hari kelahirannya, dapat berita lagi dari @kbri_newdelhi jika ada lagi reptriasi tgl 18 juli rute New Delhi-Jkt
Alhamdulillah tak hentinya rasa syukur kami,, mgk ini doa orangtua kami,, doa anak2 kami dan smua yang menyayangi kami..
Mulai lah unt melengkapi persyaratan salah satuny adalah tes swab dan Alhamdulillah hasilny negatif.
Hari ini saja India adalah Negara nomor 3 tertinggi angka positif covid..
Takut khawatir itu pasti
Dan tibalah hari ini saat repatriasi
Antara bahagia dan sedih melihat suami memakai APD ini
Bahagia karena dia akan segera pulang
Sedih karena begitu berat n panjang perjuangannya untuk bisa pulang kali ini
Terima kasih @kbri_newdelhi
Note :
Untuk yang sempat membaca ini.,,Hargai waktu bersama orang2 yang kalian sayangi😘




