oleh

Tak Kuasa Menahan Nafsu Birahi karena Istri Baru Melahirkan, Pria di Pekanbaru Cabuli Anak Tetangga

PEKANBARU – Tak bisa melampiaskan nafsu birahi karena istri baru selesai melahirkan, pria berinisial AD (25) di Pekanbaru “menggasak” anak gadis tetangganya saat sedang cari jamur di sawitan.

Perbuatan cabul AD itu terjadi pada hari Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban, sebut saja Bunga (19), tengah mencari jamur bersama ibunya di areal PT. SIR, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru.

Saat korban berpisah dari ibunya, dia berpapasan dengan pelaku yang sama-sama mencari jamur. Tiba-tiba saja pelaku mengikuti korban dari belakang, dan langsung mendekap mulut korban, sambil meremas kedua payudara dan kemaluan korban.

Karena tidak terima, korban memberontak. Lalu orang yang mendengar suara korban langsung datang untuk membantu korban. Sementara pelaku yang melihat ada orang datang langsung melarikan diri.

Sekitar pukul 18.00 WIB, keluarga korban langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Rumbai Pesisir.

“Atas laporan itulah kita melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku pada tanggal 26 Juli 2020, sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, melalui Kapolsek Rumbai Pesisir, AKP Meitertika kepada GoRiau.com, Kamis (30/7/2020) siang.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Febry Hermawan menjelaskan. Setelah dilakukan interogasi, ternyata pelaku nekat melakukan hal bejad itu, karena istrinya baru saja melahirkan, dan sudah tidak tahan untuk melakukan hal tersebut.

“Dia ini mengaku istrinya sedang hamil, jadi tidak bisa melakukan hubungan suami istri. Nah kebetulan dia cari jamur ketemu sama korban, disitulah timbul niatnya. Didatanginya korban langsung dia melakukan cabul itu. Sebenarnya sempat ketemu pihak keluarga karena mereka tetanggaan, tapi pihak keluarga pelaku ini malah menantang, berapa harga diri korban, disitulah keluarga korban tidak terima langsung pelaku dibawa ke Polsek,” beber Febry.