Biaya Operasional Besar, Pemko Pekanbaru Masih ‘Pikir-pikir’ Pengadaan Labor Biomolekuler

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mempertimbangkan pengadaan laboratorium biomolekuker di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Pasalnya, pengadaan laboratorium tersebut diperkirakan akan menelan biaya cukup besar, ditambah biaya operasional.

“Kita pelajari lagi, karena dari segi biaya juga hampir Rp9 miliar, biaya pemeriksaan perorang juga mencapai Rp600 ribuan. Sebenarnya kalau anggaran kita masih cukup, cuma biaya operasional ini juga lumayan besar bagi Pemko untuk memberikan subsidi,” ujar Plh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (24/8/2020).

Zaini mengakui pengadaan laboratorium tersebut sangat dibutuhkan oleh Pemko Pekanbaru yang saat ini di tengah pandemi Covid-19. Apalagi pemeriksaan di Provinsi Riau juga cukup terbatas karena melingkupi dan melayani kabupaten/kota lain.

“Kadang-kadang sampel yang kita kirim juga perlu waktu untuk muncul hasilnya,” terangnya.

Sementara itu, Zaini juga mempertimbangkan untuk mencari alternatif lain. “Nanti kami akan memberikan beberapa alternatif, mungkin ada yang harganya lebih murah,” pungkasnya.