Sesalkan BSM Telukkuantan, DPRD Kuansing: Sudah Jelas Ada Positif, Tapi Masih Juga Buka

TELUKKUANTAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mempertanyakan komitmen Bank Mandiri Syariah (BSM) Telukkuantan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, munculnya klaster BSM memicu lonjakan kasus positif di Kuansing.

“Sudah jelas ada positif, tapi masih juga buka. Ini sangat kita sayangkan,” ujar Sastra Febriawan, Anggota DPRD Kuansing menanggapi munculnya klaster perkantoran di Kuansing, Jumat (4/9/2020) di Telukkuantan.

Seharusnya, lanjut Sastra, pihak BSM Telukkuantan langsung menutup pelayanan ketika kepala cabangnya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Patutnya, ketika tahu kepalanya positif, bank langsung tutup. Ini tidak, karyawan swab hari Kamis, hari Jumatnya masih juga buka,” papar Sastra.

Sastra khawatir klaster BSM memunculkan kasus baru di Kuansing. Terlebih, 85 orang telah menjalani swab hasil tracing kontak erat klaster BSM.

“Mudah-mudahan semuanya negatif. Kita berdoa, semuanya negatif dan tidak ada lagi muncul klaster baru,” ujar Sastra.

DPRD Kuansing meminta gugus tugas melakukan tracing terhadap semua nasabah BSM Telukkuantan seminggu sebelum ada kasus positif.

“Kita tak tahu kapan mereka mulai terinfeksi. Gugus tugas tahu hasilnya empat hari setelah swab. Bisa saja, mereka sudah terinfeksi seminggu sebelumnya. Untuk itu, kita imbau masyarakat yang berurusan ke BSM seminggu sebelum kasus positif muncul, penuh kesadaran melapor ke gugus tugas,” ujar Sastra.

Terkait hal ini, GoRiau.com sudah berupaya untuk mengkonfirmasi ke pihak BSM. Namun, pihak BSM tidak menjawab pertanyaan terkait kebijakannya yang tetap buka setelah kepala cabang bank tersebut terkonfirmasi positif.

Kendati demikian, dalam rilis yang disampaikannya ke GoRiau.com, Wisnu Sunandar selaku RCEO Mandiri Syariah Region 1 Medan, menyatakan Mandiri Syariah telah melakukan protokol pencegahan Covid-19 baik untuk nasabah dan pegawai.

“Yakni dengan pengecekan suhu tubuh, kewajiban memakai masker, penyediaan hand sanitizer, pengaturan jumlah nasabah di area banking hall dengan jarak aman 1 meter, dan pemasangan partisi acrylic,” ujar Wisnu.

Wisnu pun menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Kuansing dalam pencegahan Covid-19.

Pihak BSM mengklaim bahwa karyawab yang positif sudah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri.