Sempat Memanas, Mahasiswa Goyang Gerbang Mapolres Kuansing

TELUKKUANTAN – Aksi unjuk rasa mahasiswa Kuantan Singingi (Kuansing) di Markas Polres Kuansing, Riau pada Senin (7/9/2020) sempat memanas.

Hal itu dipicu karena Kapolres Kuansing AKBP Hengky Poerwanto tak kunjung datang menemui mahasiswa. Karena tak kunjung keluar, mahasiswa mencoba mendobrak pintu gerbang yang dijaga polisi.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Mahasiswa mencoba masuk, sedangkan polisi terus menahan pintu gerbang.

“Kalau rusak, lain ceritanya. Kami perkarakan,” teriak seorang polisi yang mencoba meredam aksi.

Akhirnya aksi mereda setelah beberapa polisi masuk ke dalam barisan mahasiswa tersebut. Mereka melakukan negosiasi agar tidak mendobrak gerbang.

“Kalau tak Kapolres, kami tidak mau. Kami mau Kapolres yang datang. Karena penerimaan Kapolres akan jauh berbeda dengan Kabag Ops,” ujar Boy Nopri, ketika salah seorang polisi menegosiasikan agar Kabag Ops yang menerima mahasiswa.

Polisi tersebut menyatakan bahwa Kapolres Kuansing sedang video conference dan tak bisa menemui massa aksi.

“Kalau begitu, kami tunggu 15 menit lagi,” ujar Boy.

Aksi unjuk rasa ini dimulai pukul 14.00 WIB di Mapolres Kuansing. Mahasiswa mendesak agar Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolres Kuansing.

Mahasiswa menilai, Kapolres Kuansing telah gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Terutama dalam memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kuansing.