oleh

Wakil Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal Ingatkan Kepala Daerah Bijak Dalam Penyaluran Bansos Covid-19

PANGKALAN KERINCI – Wakil Ketua DPRD Pelalawan, H Syafrizal SE mengungkapkan adanya dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk kepentingan Pilkada Pelalawan 2020.

banner 300x250

Ia mengingatkan kepala daerah untuk tidak menggunakan bantuan sosial yang digelontorkan dari APBD/APBN untuk kepentingan politik.

“Ada dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pendistribusian bantuan dana Covid-19. Baru-baru ini di Ukui, salah satunya,” beber Syafrizal, Sabtu (26/9/2020).

Ia membeberkan adanya dugaan penyelewengan dalam pendistrubusian bantuan sosial. Dimana bantuan tersebut secara terang dikelola oleh salah satu tim pasangan calon (Paslon) yang akan maju di Pilkada Pelalawan 2020.

“Bantuan ini kan diserahkan oleh bupati, tapi yang menerima dan mengelola bantuan ini tim sukses salah satu paslon,” ungkapnya.

Menurut politisi PDIP ini, sehingga bantuan yang bersumber dari APBD/APBN tidak menyentuh kepada masyarakat yang berhak menerima. Tapi bantuan tersebut justru dipolitisir untuk kepentingan politik.

“Karena tak tepat sasaran, makanya kami meminta bupati bersikap bijak dalam hal ini. Tentu harus bersikap netral dalam hal ini,” tandas Syafrizal, yang akan menjadi Plt Ketua DPRD Pelalawan, kepada GoRiau.

Empat paslon akan bertarung pada gelaran Pilkada Pelalawan 2020.

1. Abu Mansyur Matridi-Habibi diusung Hanura, PAN dan PKS. 2. Zukri-Nasarudim diusung PDIP, PKB dan PPP. 3. Husni Tamrin-Edy Sabli diusung Gerinda dan Demokrat. 4. Adi Sukemi- M Rais diusung Golkar.