PEKANBARU – Restoran terapung bernama Quantung Cruise yang berada di dermaga Rumah Tuan Kadi resmi beroperasi pasca dilakukan pemotongan pita oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, Sabtu pagi (3/10/2020).
Berlayarnya restoran mewah ini menjadi perhatian masyarakat yang melintas di Jembatan Siak III dan IV. Namun, banyak pihak yang bertanya-tanya tentang arti dan makna dari pilihan nama ‘Quantung’ ini.
Ketua Asosiasi Pengusaha Wisata Air, Aherson membeberkan alasan pihaknya memberikan nama Quantung pada restoran kapal yang diharapkan bisa menjadi titik balik kebangkitan ekonomi masyarakat pinggiran sungai ini.
Dikatakan Aherson, ada empat alasan yang menjadi dasar pemberian nama Quantung ini. Yang pertama adalah kepanjangan dari Kuantan Untung. Dimana, Kuantan Adalah sebutan bagi sungai Indragiri.
“Saya lahir dan menghabiskan masa kecil di pinggiran sungai Kuantan, bagi kami banjir itu bukan malapetaka, tapi banjr adalah sumber keberuntungan bagi kami dulunya. Banjir biasanya datang 6 bukan sekali, setelah banjir tanah masyarakat dipastikan akan subur dan ekonomi masyarakat bisa tertolong,” jelas Mantan Anggota DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing ini kepada GoRiau.com, Minggu (4/10/2020)
Kemudian, Aherson menggali lebih dalam tentang arti lain Quantung ini sehingga dia menemukan tiga filosofi baru terkait nama ini. Dimana, ketiga nama itu diharapkan bisa membawa keberuntungan pada masyarakat sekitar.
“Jadi dulu di China, ada sebuah kota kecil yang jadi tempat penumpukan barang bekas smokel. Kota itu menjadi kota yang paling maju pada saat itu, namanya sarkadang kota Guangdong. Nah pinggiran sungai Siak ini juga merupakan tempat persinggahan barang-barang dari luar,” ujar Aherson.
Kemudian, filosofi kedua adalah Kwantung merupakan nama satuan tentara di Jepang yang tak terkalahkan di abad 700 Masehi. Aherson berharap Quantung Cruise bisa seperti tentara tersebut dalam hal memperkuat ekonomi masyarakat pinggiran sungai.
Terakhir, Kwan-tung juga merupakan nama salah seorang bajak laut yang sangat dermawan, dimana hasil rampokannya di tengah laut dia bagikan kepada masyarakat-masyarakat miskin yang membutuhkan.
“Intinya, kita mau Quantung Cruise ini bisa memberikan manfaat kepada sekitarnya, itu harapan kita terutama di tengah Pandemi Covid-19 ini,” tutupnya.










