VIDEO: Detik-detik Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa yang Unjuk Rasa di DPRD Riau

PEKANBARU – Merasa tidak puas dengan jawaban Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto, para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa tolak UU Ciptaker di Gedung DPRD Riau kembali melemparkan botol, batu, hingga helm ke arah aparat.

Sebelumnya aksi mahasiswa ini sudah memanas dan berlangsung ricuh. Kemudian mereda setelah perwakilan DPRD Riau, yakni Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto menemui ribuan mahasiswa tersebut.

Saat itu Hardianto menyampaikan kepada massa bahwa pihaknya akan membahas kembali UU Cipta Kerja yang menjadi tuntutan para mahasiswa ini agar dicabut kembali.

Sementara untuk tuntutan mencabut UU Cipta Kerja yang telah disahkan itu, Hardianto menolaknya karena bukan kewenangan dari DPRD Riau.

“Adek-adek mahasiswa semuanya, saya sebagai pimpinan DPRD Riau, menerima aspirasi mahasiswa, dan akan meneruskan ke pusat. Namun untuk memutuskan mencabut UU Cipta Kerja bukan kewenangan kami,” ujar Hardianto.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, para mahasiswa mulai melakukan tindakan anarkis, dengan cara melempari batu, botol air mineral, bahkan helm hingga mengenai petugas.

Melihat kondisi tersebut, tim Brimob dari Polda Riau, mulai menembakkan gas air mata, selain itu mobil water Cannon dan Raisa juga dikerahkan untuk mengurai massa.

Tampak seluruh mahasiswa dan petugas keamanan mengeluarkan air mata karena pedihnya gas air mata yang ditembakkan ke udara.

Selang setengah jam, akhirnya para mahasiswa berhasil di urai, namun masih bertahan di parkiran motor, dan tidak sedikit buang datang kembali ke jalan.