Pegawai Pengadilan Agama Pakanbaru yang Terbakar Diduga Kuat Karena Bunuh Diri

PEKANBARU – Rioco Hendra (34), seorang pegawai Pengadilan Agama Pakanbaru, yang tewas terbakar di rumah kosong, diduga kuat karena bunuh diri.

Hal itu dibuktikan dari rekaman CCTV, dan keterangan sejumlah pegawai yang diperoleh penyidik dari Polresta Pekanbaru, di Kantor Pengadilan Agama Pakanbaru.

“Sudah ada beberapa bukti petunjuk. Jadi salah satunya yaitu rekaman CCTV kantor tempat korban bekerja,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mukmin Wijaya, Selasa (2/2/2021).

Dari rekaman CCTV tersebut, korban terlihat datang pada pukul 5.45 WIB. Tidak lama kemudian, ia terlihat mondar-mandir keluar kantor dan menemui atasanya.

“Korban sempat menemui atasannya, dia bilang ada sakit, atasannya bilang biar diantarkan ke psikiater,” lanjut Nandang.

Namun korban menolak tawaran atasannya dan izin untuk keluar kantor. Kemudian, dalam rekaman CCTV, saat korban korban pergi meninggalkan kantor Pengadilan Tinggi Agama di Jalan Sudirman sekitar pukul 9.00 WIB, dengan mobil pribadinya Suzuki Ignis, dengan nomor polisi BM 1271 VX.

Tidak lama setelah korban pergi, warga menemukan korban dalam posisi terbakar di rumah kosong. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan barang-barang milik korban dan obat-obatan.

“Ada obat nyeri, obat sakit kepala sama obat jantung. Jadi kami telurusi ke pihak rumah sakit yang mengeluarkan obat, katanya korban ini ada riwayat jantung,” tutup Nandang.

Terpisah Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan, saat dikonfirmasi mengatakan diduga kuat korban terbakar karena bunuh diri.

“Iya diduga korban ini bunuh diri,” kata Teddy kepada GoRiau.com.

Dugaan tersebut semakin kuat, dengan hasil otopsi pihak Bhayangkara Polda Riau, yang tidak menemukan bekas luka pada tubuh korban. Dan penyebab kematian korban adalah karena paru-parunya dipenuhi asap, karena terbakar.

“Sudah dilakukan otopsi, namun tidak ditemukan bekas kekerasan ditubuh korban. Didalam paru-paru korban ditemukan banyak asap,” tutup Teddy.

Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (28/1/2021), sekitar pukul 09.30 WIB, di Komplek Perumahan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, yang terletak di Jalan Datuk Setia Maharaja, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Terbakarnya korban yang berinisial RH (34), salah satu pegawai di Pengadilan Agama Pekanbaru itu, awalnya diketahui oleh seorang warga, yang sedang membersihkan rumput di sekitar lokasi kejadian.

Warga tersebut melihat ada kepulan asap yang keluar dari salah satu rumah kosong, di komplek pengadilan Agama Pekanbaru. Karena penasaran, warga tersebut mengajak warga lainnya untuk melihat asap apa yang timbul dari rumah itu.

Saat warga mengecek sumber asap, betapa terkejutnya mereka ketika melihat ada sosok manusia yang sedang terbakar, dan sudah tewas didalam rumah kosong tersebut.

Melihat api yang menyala, warga langsung berupaya memadamkan api yang membakar tubuh korban. Setelah api padam, warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.