PEKANBARU – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Riau, Syafaruddin Poti optimis pihaknya bisa memenangkan hasil gugatan Pilkada Rokan Hulu yang akan diumumkan pada 22 Maret 2022 mendatang.
PDIP sendiri merupakan partai pengusung dari pasangan Sukiman-Indra Gunawan bersama dengan PKS, Hanura, Nasdem, Gerindra dan Demokrat. Adapun gugatan dilayangkan oleh pasangan Hafith Syukri – Erizal dari Partai PKB dan PAN.
“Sebagai partai pengusung san sesuai data yang ada, belum ada nampaknya kecurangan yang dilakukan panitia penyelenggara. Saya yakin kita akan menang, yakin seyakin-yakinnya bisa menang,” ujar Wakil Ketua DPRD Riau ini, Kamis (18/3/2021).
Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hulu ini menambahkan, pihaknya tidak punya kewenangan dalam kawal mengawal hasil putusan ini, sebab itu merupakan ranah hukum. Tapi yang jelas, dia yakin bisa menang.
Pilkada Rohul sendiri diikuti oleh tiga pasangan yakni Sukiman – Indra Gunawan, Hafith Syukri-Erizal, dan Hamulian Nasution – Syahril Topan yang diusung oleh Golkar dan PPP.
Paslon Hafith Syukri-Erizal melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil Pilkada Rokan Hulu yang dimenangkan Bupati Petahana, Sukiman-Indra Gunawan. Laporan ini ditenggarai dilakukan atas adanya temuan mobilisasi ilegal suara ke Paslon Sukiman-Indra Gunawan.
Dalam hitungan KPU diketahui Sukiman-Indra Gunawan menang di Pilkada Rohul dengan perolehan 92.394 suara, sementara itu Hafith Erizal di peringkat dua dengan raihan 90.246, dan Hamulian Topan dengan raihan 49.155.
Kalah dengan 2.348 selisih suara, pasangan yang disokong Ustadz Abdul Somad ini menemukan sejumlah kejanggalan dalam Kemenangan Sukiman-Indra Gunawan.
Selisih ini juga memenuhi syarat pembatalan hasil Pilkada Rohul yakni selisih suara di bawah satu persen.










