BPKP Riau Audit Perusahaan BUMD, PT BSP Raih Skor 66,52 dan Sudah 3 Tahun Terapkan GCG

SIAK – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau melakukan evaluasi Good Coorporate Govermance (GCG) di PT Bumi Siak Pusako (BSP) tahun 2020. Dalam audit itu, PT BSP meraih skor 66,52.

Direktur PT Bumi Siak Pusako, Iskandar mengatakan PT BSP sudah menerapkan Good Coorporate Govermance (GCG) sejak tiga tahun lalu untuk melihat kinerja perusahaan apakah kurang baik atau semakin baik.B”Kami berkomitmen untuk menjalankan GCG dengan Siak. Jika terdapat kekurangan kami siap melakukan perbaikan,”ungkapnya.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Farid Firman mengatakan audit yang dilakukan terhadap perusahaan BUMD yang ada di Riau ini diharapkan mampu menjadi agen pembanggunan sesuai fungsinya. Sehingga tata kelolanya juga harus dibenahi.

“Ini menjadi salah satu dari tugas kita, mengaudit, review, mengevaluasi serta memberikan konsultasi terkait Manajemen Resiko, Pengendalian intern dan tata kelola instansi atau badan usaha. Dan saya sangat apresiasi, PT BSP bersedia dan memiliki niat untuk dievaluasi, dari nilainya lumayan baik. Jangan kita banding dengan BUMN yang nilainya tinggi,”terangnya.

Selanjutnya, Bupati Siak Alfedri berharap PT Bumi Siak Pusako tidak hanya sebagai BUMD yang menghasilkan keuntungan namun dapat menjadi agen pembangunan di masa mendatang. Untuk itu BUMD PT BSP harus mampu memiliki tata kelola perusahaan yang baik. Dengan melewati Assesment berupa Audit dan evaluasi yang dilakukan oleh BPKP Riau.

“Kami selaku pemegang saham pengendali, mengucapkan terimakasih kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau yang telah mengevaluasi GCG di PT BSP tahun 2020,”ujar Alfedri saat menghadiri acara Exit Meeting Hasil Assesment GCG PT. Bumi Siak Pusako, di Gedung Surya Dumai, Lt. 6 Kantor PT. Bumi Siak Pusako, Pekanbaru, Selasa (13/4/2021).

Dijelaskannya, dari hasil penilaian yang di lakukan BPKP Provinsi Riau, rincian capaian skornya, dengan kategori predikat cukup di angka 66,52.

“Tadi kita lihat nilainya sudah cukup baik, angka yang di peroleh 66,52 kalau nilai ujian, ini dinyatakan lulus lah. Namun ini menjadi catatan dan pedoman bagi kami semua, mulai pemegang saham, komisaris, direksi, direktur dan jajarannya. Agar bagaimana kedepan kami mendorong bagaimana perusahaan melaksanakan kegiatan dengan baik, kinerja yang baik dan performa juga baik,”harapnya.