oleh

TPID Riau Pastikan Stok Beras Aman hingga Lima Bulan Kedepan

PEKANBARU – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau memastikan stok kebutuhan bahan pangan di Riau aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat hingga lebaran Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Ketersediaan pasokan pangan di Riau terjamin hingga lima bulan ke depan. Untuk stok beras kita di Bulog masih ada sekitar 6,7 juta ton lagi,” kata Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy dalam kegiatan Release TPID Provinsi Riau di Hotel Novotel Pekanbaru, Jumat (23/4/2021).

banner 300x250

Begitu juga dengan stok bahan pokok lainnya, seperti gula, minyak goreng dan daging, kata Masrul dalam keadaan cukup.

Untuk mengantisipasi kekurangan dan kelangkaan, lanjut Masrul, TPID Riau juga melakukan perluasan kerjasama antar daerah, seperti dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jambi dan Aceh.

“Perluasan kerja sama yang dilakukan TPID Riau ini untuk menjaminkan ketersediaan pasokan pangan di Riau. Misal seperti komoditas bawang, cabai dan lainnya, kita bisa dapatkan pasokan dari provinsi lain untuk menghindari kelangkaan,” jelasnya.

Dengan ketersediaan pangan yang terjamin ini, masyarakat pun diharapkan dapat belanja dengan bijak.

“Stok pangan sudah mencukupi. Belanja secukupnya saja, agar tidak terjadi inflasi,” pesannya.

Dijelaskan Masrul, saat ini harga sejumlah komoditas pangan di Riau cukup mengalami lonjakan jika dibandingkan dengan akhir Maret 2021 lalu. Seperti harga daging ayam yang mengalami kenaikan 18,85 persen.

“Kemudian, harga telur ayam juga mengalami kenaikan sebesar 11,75 persen dan harga daging sapi yang mengalami lonjakan sebesar 6,3 persen. Serta harga bawang merah yang turut mengalami lonjakan 7,19 persen,” rincinya.

“TIPD Riau juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, agar distribusi pangan untuk masyarakat di daerah juga tetap terjaga dan terkendali, serta tidak ada penumpukan yang menyebabkan terjadi lonjakan harga,” pungkasnya.