Penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti Mengkhawatirkan, Shalat Tarawih Diminta Jaga Jarak

SELATPANJANG – Seluruh pengurus masjid dan mushalla yang akan melaksanakan ibadah Shalat Tarawih di Kepulauan Meranti diminta untuk bisa memastikan jaga jarak. Karena hingga kini, hampir seluruh masjid tidak menjaga jarak dalam melaksanakan ibadah shalat, terutama Shalat Tarawih.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk menyebutkan bahwa bersama tim satgas akan melakukan upaya koordinasi dan komunikasi secara persuasif kepada seluruh pengurus masjid di Kepulauan Meranti. Bahkan, akan melibatkan MUI dan Kemenag. Sehingga, upaya menjamin Prokes Covid-19 di seluruh rumah ibadah ini bisa berjalan dengan baik.

“Kita akan mengajak semua jamaah dan pengurus masjid dan mushalla bisa mengikuti Prokes. Terutama memakai masker dan berjarak dalam melaksanakan shalat. Karena, kami melihat ini belum maksimal dijalankan di Meranti,” ucap Eko dalam rapat darurat Covid-19 yang dilaksanakan di Coffe Shop Hotel Indobaru, Sabtu (24/4/2021) malam.

Ditambahkan Danramil 02 Tebingtinggi, Mayor Arm Bismi Tambunan, bahkan di Masjid Agung Darul Ulum saja shalatnya tidak berjarak. Jadi penerapan Prokes, akan dimulai dari sana.

“Kita ajak dulu dan lakukan pendekatan persuasif. Kita juga akan pahamkan dan gambarkan kepada pengurus masjid bahwa situasi Covid-19 ini sudah cukup mengkhawatirkan. Sehingga bisa bekerjasama untuk menjaga kesehatan kita bersama. Sehingga Prokes bisa diterapkan. Jika tidak mau juga dan masih membandel, baru kita lakukan tindakan tegas dengan melakukan pembubaran,” tegas Danramil menambahkan.