Ingin Pastikan Semua Berkolaborasi Tangani Covid-19, Kapolda dan Kapolresta Kunjungi 2 Puskesmas di Pekanbaru

banner 468x60

PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melakukan peninjauan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Simpang Baru dan Sidomulyo Barat, Kota Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (22/5/2021) siang.

Saat peninjauan, Irjen Agung didampingi Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun, Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, Dirbinmas Kombes Pol Kris Pramono, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Asisten Pemko Pekanbaru.

banner 400x400

“Kita ingin memastikan bahwa penanganan Covid-19, kita sedang keroyok rame-rame. Polri, TNI, petugas kesehatan dan Pemda, semuanya harus berkolaborasi,” ungkap Agung.

Apalagi, lanjut Agung, Kecamatan Tampan merupakan zona merah penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru.

Dikatakan Agung, pihaknya ingin memastikan bahwa semua bisa bekerja secara maksimal. Saat ini ada tiga kegiatan yang juga sedang difokuskan, diantaranya testing, tracing, dan treatment.

“Saya lihat tadi ada vaksinasi juga (di Puskesmas). Untuk Pak Walikota (Pekanbaru), kita dukung untuk dapat menyelesaikan vaksinasi 50 ribu dosis vaksin dalam satu minggu,” sebut Agung

“Kita juga melakukan tracing kepada warga yang kurang enak badan, atau melakukan kontak erat (dengan penderita Covid-19). Sedang kita test hari ini dengan swab antigen. Terkait hasilnya nanti kepala puskesmas akan mengambil langkah,” imbuhnya.

Sebagai contoh, berdasarkan hasil test swab antigen di Puskesmas Simpang Baru, ditemukan ada 2 orang positif Covid-19. Keduanya langsung dirujuk ke rumah sakit dan Bapelkes untuk menjalani isolasi.

Dua warga itu, satu orang diketahui baru pulang dari daerah Sumatera Barat, sementara seorang lagi melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19.

Ia mengatakan, tidak hanya 2 Puskesmas yang menjadi perhatian, melainkan semua, yakni 21 Puskesmas yang ada di Pekanbaru termasuk 87 pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“Kita juga terus melakukan imbauan dan sosialisasi, meminta masyarakat untuk patuh protokol kesehatan,” tegas jebolan Akpol 1988 ini.

Kapolda meminta agar masyarakat mematuhi aturan yang sudah dibuat karena Kota Pekanbaru saat ini berada di zona merah.

Setelah tanggal 24 Mei 2021 nanti diterangkan Agung, situasi akan kembali normal, menyusul telah habisnya masa pemberlakuan pasca peniadaan mudik.

Disamping di Puskesmas dijabarkan Agung, kegiatan vaksinasi juga akan dilakukan di lokasi lainnya seperti di kampus dan tempat peribadatan.

Wakapolda Riau, Brigjen Tabana Bangun menambahkan, dalam penanganan Covid-19 ini, perlu adanya proses identifikasi yang cepat. “Kita perlu mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan, agar penanganan bisa dipercepat,” jelasnya.

Untuk diketahui, data kasus positif yang ditangani Puskesmas Simpang Baru di bulan Mei 2021 mencapai 122 kasus dengan rincian di Kelurahan Simpang Baru ada 68 orang, Kelurahan Bina widya 32 orang dan Kelurahan Sungai Sibam 22 orang.

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang sudah dirujuk ke rumah sakit 26 orang dengan rincian, dari Kelurahan Simpang Baru 18 orang, Kelurahan Bina Widya 4 orang, Kelurahan Sungai Sibam, 4 orang. Sembuh 50 orang yaitu dari Kelurahan Simpang Baru 23 orang, di Kelurahan Bina Widya 12 orang dan di Kelurahan Sungai Sibam 15 orang.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan, ada sekitar 50 orang yang divaksin hari ini, dengan jumlah vaksinator 10 orang.

Data kasus positif Covid-19 di Kelurahan Sidomulyo Barat 45 orang, di Kelurahan Sialang Munggu 16 orang, di Kelurahan Tuah Karya 46 orang, di Kelurahan Tuah Madani 1 orang, total 122 orang.

Dari angka tersebut, 98 orang dinyatakan telah sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

banner 970x250