Bayi Laki-laki yang Ditemukan di Sebuah Sumur di Kuansing Diduga Dibunuh Ibu Kandungnya

PEKANBARU – Bayi lelaki yang ditemukan tewas dalam sumur, di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, diduga dibunuh oleh ibu kandungnya.

Demikian disampaikan oleh Kapolsek Sengingi, Iptu Koko Ferdinand Sinuraya, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Selasa (3/8/72021) siang.

“Setelah dilakukan olah TKP, kita periksa saksi-saksi, dan saat itu kita dalami, ada sepasang suami istri yang baru nikah, setelah kita interogasi istrinya, benar mereka baru menikah, sebelum pesta istrinya sudah hamil,” terang Koko.

Untuk saat ini, pihaknya menduga kalau bayi tersebut sengaja dihilangkan nyawanya, atau dibunuh oleh orang tua bayi.

“Itu dugaan sementara, kita masih mendalami keterlibatan istri maupun suami terkait dugaan pembunuhan,” lanjut Koko.

Namun, saat ini Polsek Sengingi masih fokus terhadap pemeriksaan ibu bayi laki-laki tersebut, karena ada pengakuan dari ibu bayi itu kalau ia membuang bayi itu ke dalam sumur.

“Masih fokus kepada istrinya, dan suami masih kita dalami sampai mana keterlibatannya. Dia (ibu bayi laki-laku) juga mengakui kalau bayi yang dicemplungkan ke sumur adalah bayi milik dia, yang dikandungnya. Dia tidak mengingini kehadiran bayi tersebut karena membuat malu keluarga. Namun saat ini masih kita tunggu hasil otopsi nya,” beber Koko.

Sementara saat ditanyakan inisial ibu dan ayah bayi lelaki itu, Koko masih enggan untuk menyampaikannya.

Diberitakan sebelumnya, warga di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di dalam sumur.

Bayi laki-laki itu ditemukan oleh seorang warga bernama Sukantri (40). Saat itu Sukantri menghidupkan air kran rumahnya, namun Sukantri mencium bau yang tidak biasa dari arah kamar mandi yang berada di belakang rumahnya.

Selanjutnya Sukantri langsung membuka tutup sumur yang ada di belakang rumahnya, karena mengeluarkan bau tidak sedap.

Setelah dibuka, awalnya Sukantri masih belum curiga, karena ia melihat melihat ada semacam boneka anak kecil tertelungkup didalam sumur.

Tidak puas dan penasaran, karena sumur mengeluarkan bau busuk, Sukantri memanggil suami dan mertuanya, untuk mengambil benda yang diduga boneka anak kecil itu menggunakan kawat.

Setelah diangkat, betapa terkejutnya Sukantri dan keluarganya, ketika mengetahui benda tersebut bukanlah boneka, melainkan jenazah bayi anak laki-laki, dan masih lengkap dengan ari-arinya.

“Sehubungan dengan penemuan bayi hari Senin kemarin, pada saat ini kita sudah membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Hasil otopsi masih kami tunggu,” kata Kapolsek Sengingi, Iptu Koko Ferdinand Sinuraya, di Pekanbaru, Selasa (3/8/2021).