PEKANBARU – Panitia Khusus (Pansus) Pajak Daerah DPRD Riau, Sugeng Pranoto menargetkan Bulan Agustus ini pihaknya bisa menuntaskan perubahan tentang perubahan ketiga Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2011 tentang pajak daerah.
Hal itu disampaikan Politisi PDIP ini usai pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau, UPT Dumai, Sabtu (31/07/2021) lalu. Rombongan Pansus dipimpin Ketua Pansus Sugeng Pranoto, turut didamping anggota Pansus lainnya yakni Yanti Komala Sari, Mira Roza, Agus Triansyah, Sardiyono, Manahara Napitupulu dan Syamsurizal.
Dalam pertemuan yang digelar di Central Office PT. Wilmar Nabati Indonesia, Pelintung kawasan PT. Kawasan Industri Dumai (PT KID) rombongan diterima oleh Head Unit Bisnis PT. KID Rahmad Syah serta KA Bapenda UPT Dumai Rudi beserta jajarannya.
Disana, kata Sugeng, pihaknya mengapresiasi PT Wilmar dan juga PT Kawasan Industri Dumai (KID) yang mengindahkan surat dari Gubernur Riau terkait mutasi armada transportasi dari non-BM menjadi BM.
“PT KID mendukung semangat Riau di bidang kendaraan bermotor, yang mana pajak itu juga untuk perbaikan jalan, manajemen sadar kalau infrastruktur baik, maka semakin investor semakin nyaman berinvestasi. Mereka yang bilang langsung,” kata Sugeng, Selasa (3/8/2021).
Sugeng mengakui, masih ada kendaraan yang belum dimutasi ke plat BM, namun perusahaan memastikan akan segera melakukan mutasi. Dan Bapenda juga menyambut rencana itu dengan memberi kemudahan kepada perusahaan dalam pengurusan administrasi.
“Mereka tidak menunggu Perda ini, mereka langsung menyurati pihak ketiga supaya segera mutasi. Kalau alasan waktu dan segala macamnya, Bapenda juga siap menjemput bola ke perusahaan untuk di BM-kan,” tuturnya.
Selanjutnya, sambung Sugeng, pihaknya a Lkan melakukan finalisasi terhadap bahan-bahan yang sudah dikumpulkan, dan besok (rabu) akan kita lakukan rapat. Setelah itu, draft akan diserahkan ke pimpinan DPRD Riau.
“Pimpinan akan koordinasi dengan Baleg, kemudian dikirim ke Kemendagri, kalau sudah lolos dari Kemendagri baru kita paripurnakan, jadi targetnya Agustus ini insya Allah tuntas,” tutupnya.




