Perlu Tambahan 5 Unit Dump Truk, DLH Pelalawan Akui Tak Seluruh Wilayah Pangkalan Kerinci Terjangkau Petugas Kebersihan

PANGKALAN KERINCI –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memiliki 283 orang petugas kebersihan dan penyapu jalan yang berada di Pangkalan Kerinci, Sorek dan Ukui.

“Mereka terdiri dari tenaga penyapu jalan, petugas drainase, sopir, juru pungut, di workshop dan petugas TPA Kemang. Jumlahnya sekitar 283 orang,” sebut Kepala DLH Kabupaten Pelalawan, Eko Novita, Jumat (28/8/2021).

Lebih lanjut Eko mengakui, tak seluruh wilayah di Pangkalan Kerinci terjangkau oleh petugas kebersihan. Dibutuhkan lagi armada pengangkut sampah untuk dapat menjangkau wilayah yang belum terjangkau oleh petugas kebersihan.

“Untuk sarana dan prasarana kalau dibilang cukup ya cukup, namun masih perlu adanya penambahan,” tuturnya.

Dijelaskan dia, masih ada beberpa jalur lagi di Pangkalan Kerinci yang belum dilalui oleh petugas kebersihan. Sehingga sampah tak terpungut.

“Kalau memang sarana dan prasarananya cukup, tentu ini akan bisa dimaksimalkan pemungutan sampah di Pangkalan Kerinci, sehingga seluruh wilayah sampah bisa terpungut,” ujar Eko.

Disebutkannya, saat ini DLH Kabupaten Pelalawan memiliki armada pengangkut sampah, berupa 20 unit dump truk, 4 unit arm roll dan 80 bin container yang tersebar di Pangkalan Kerinci, Sorek dan Ukui.

“Aramada ini kita sebarkan di Pangkalan Kerinci, Sorek dan Ukui, namun terbanyak di Pangkalan Kerinci,” jelasnya.

Dikatakan Eko, unit kendaraan pengangkut sampah tersebut ada yang baru dan ada juga umurnya sudah lama, namun rutin dilakukan perawatan. Namun tidak seluruh armada pengangkut sampah beroperasi, lantaran ada yang rusak atau sedang dalam perbaikan.

“Untuk di Pangkalan Kerinci idealnya ditambah 5 unit dump truk lagi. Tentu dengan tambahnya armada, bertambah juga petugas kebersihannya,” tandas Eko, kepada GoRiau.com.