TELUKKUANTAN – Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) Singingi melimpahkan perkara kayu illegal logging (ilog) tangkapan Wakil Bupati Kuansing, Suhardiman Amby ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau.
“Kita limpahkan ke provinsi, karena kita minim penyidik. Kita hanya ada satu penyidik dan tentunya sulit memprosesnya,” kata Abriman, SHut, Kepala UPT KPH Singingi, Jumat (27/8/2021) di Telukkuantan.
Dikatakan Abriman, pihaknya sudah melakukan penyitaan terhadap kayu ilog tersebut. Saat ini masih dititipkan di Polsek Singingi.
“Kalau di provinsi, penyidiknya banyak, tentu akan lebih mudah dalam melakukan penyidikan kasus ini,” kata Abriman yang menyatakan keseriusan DLHK Riau dalam menangani perkara ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby melakukan pengintaian terhadap aktivitas pembalakan liar. Razia dilakukan di ruas jalan Muaralembu – Pangkalanindarung, Kecamatan Singingi pada Kamis (12/7/2021) malam hingga Jumat (13/8/2021) subuh.
Pada razia ini, Wabup Kuansing menargetkan truk angkutan yang membawa kayu hasil illegal logging. Benar saja, sekitar pukul 03.00 WIB, empat truk colt diesel melewati titik pengintaian.
“Truk langsung kita berhentikan dan para sopir sadar mereka kena razia, lalu kabur meninggalkan kendaraannya,” ujar Abriman, SHut, Kepala UPT KPH Singingi kepada GoRiau.com, Jumat (13/8/2021) pagi di Telukkuantan.
Setelah diperiksa, lanjut Abriman, truk tersebut berisi kayu pecahan dan kayu bulatan yang sudah dipotong-potong. Kuat dugaan, kayu tersebut merupakan hasil illegal logging di kawasan HPT Batang Lipai Siabu, karena tak ada dokumen.
“Hari ini kita siapkan administrasi untuk disampaikan ke pengadilan, karena penyitaan butuh persetujuan pengadilan. Truk bersama barang bukti sudah diamankan di Polsek Singini,” kata Abriman.
Sementara itu, Wabup Kuansing, Suhardiman menyatakan perang terhadap kegiatan illegal logging. Dengan tegas, ia menyatakan akan mencari siapa pemain dan pemodalnya.
“Adanya tangkapan malam ini menjadi bukti bahwa pembalakan liar masih ada. Kita berharap, operasi seperti ini tidak hanya wakil bupati, tapi juga Pak Kapolda dan Kepala Balai serta pihak-pihak terkait lainnya melakukan operasi bersama,” ujar Suhardiman.
“Kita tidak akan pernah berhenti, sampai semua pelaku bisa ditindak dengan hukum. Yakinlah, saya bersama kawan-kawan Polhut, Dishub dan Polri akan memburu para pelaku illegal logging ini sampai ke akar-akarnya,” tambah Suhardiman.




