PEKANBARU – Anak-anak korban konflik PT Padasa Enam Utama dengan buruh di Desa Kabun, Kabupaten Kampar, Riau, diduga diabaikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau.
Pantauan GoRiau.com pada hari Rabu (22/9/2021) malam, tampak puluhan anak-anak bersama ibunya tidur-tiduran di atas lantai keramik ruangan aula Dinsos Provinsi Riau.
Suasana di dalam aula terasa sangat pengap, meski sebagian anak-anak dari 107 yang dievakuasi oleh Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, dan Komnas Perlindungan Anak (PA) beberapa waktu lalu, sudah dipindahkan ke tempat yang layak.
Terlihat juga anak kecil tertidur pulas di atas lantai yang dingin, tanpa ada alas kasur maupun tikar.
Salah satu ibu dari anak-anak buruh mantan karyawan PT Padasa Enam Utama mengaku belum pernah dikunjungi oleh pihak Dinsos Provinsi Riau, maupun dari pemerintah setempat.
“Ya selama kami disini beginilah keadaan kami. Sampai sekarang kami juga belum pernah dikunjungi pihak dinsos dan pemerintah,” ujar ibu yang tak ingin namanya disebut itu kepada GoRiau.com.
Sementara Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, T. Zul Efendi saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }










