Bukan Karena Mau Nyalon Gubernur, UAS Ternyata Sudah Bersahabat 11 Tahun dengan Achmad

PEKANBARU- Ulama kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad, akhirnya angkat bicara terkait dirinya yang sering terlihat mendampingi Anggota DPR RI Dapil Riau 1, Achmad, di beberapa acara.

Hal tersebut terlihat dalam salah satu video yang diterima GoRiau.com, dimana Abdul Somad menegaskan bahwa dia sama sekali tidak punya motif politik dengan Achmad.

“Kenapa Abdul Somad selalu jalan dengan Dr Achmad? Jangan-jangan karena Dr Achmad Msi itu mau jadi gubernur? Aku tak tahu ntah jadi ntah tidak,” kata UAS dalam video potongan ceramahnya.

Yang jelas, ujar UAS, persahabatan mereka berdua sudah terjalin sejak lama. Dan Achmad adalah orang yang pertama kali membawa UAS berceramah di Islamic Center Pasir Pasir Pangaraian, hingga masuk  tv.

“Jadi jngan dibilang saya dekat karena beliau mau jadi gubernur, bukan. Maksudnya, bukan karena dia mau jadi gubernur aku dekat sama dia, tapi kalau soal dia mau maju gubernur,  itu betul. Perlu aku jelaskan ini,” tambahnya sambil disambut tawa oleh jemaah.

Menanggapi video itu, Achmad membenarkan apa yang disampaikan UAS dalam video itu. Persahabatan dia dan UAS sudah terjalin sejak tahun 2010 saat UAS baru menyelesaikan pendidikan S2 di Maroko.

“Saya nampak UAS ini potensial dan cerdas, sosoknya sederhana juga. Waktu itu saya masih bupati, saya bawalah dia ke Pasir Pangaraian untuk mengisi jadwal ceramah di Islamic Center. Saya juga kenalkan dia ke desa-desa, itu tahun 2010,” kata Achmad, Rabu (3/11/2021).

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Islamic Center, lanjut Achmad, juga memiliki saluran radio yang mencakup wilayah Padang Lawas, Sumatera Barat, dan Kampar. Sehingga, ceramah UAS bisa didengar oleh orang-orang di luar Rokan Hulu.

“Waktu itu beliau belum terkenal di Pekanbaru, jadi tiap minggu bisa isi pengajian rutin di Islamic Center. Mungkin dari sanalah orang mulai kenal. Kadang, saya undang juga media-media televisi untuk menyiarkannya,” tuturnya.

Kesederhanaan UAS, sambung Achmad, dari dulu hingga sekarang tak pernah berubah. Bahkan, pernah UAS mengisi ceramah di Dumai, dia diminta panitia untuk geser.

“Itu di Dumai, beliau pakai tas ransel, jadi dia duduk di depan, ada panitia yang nyuruh UAS memindahkan ransel, katanya itu tempat duduk Ustaz Somad, pas protokol memanggil Ustaz Somad, barulah panitia tadi malu. Begitulah sederhananya UAS, tidak malu membawa ransel sendiri,” terangnya.

Diakui Achmad, sosok UAS memiliki peran cukup besar bagi perjalanan politiknya, dimana UAS selalu dibawa untuk mengisi ceramah di berbagai acara saat Achmad maju di Pilbup Rohul periode kedua. Begitu juga saat Achmad maju sebagai calon gubernur 2013.

“Saat acara Haul orang tua saya, kakek saya, saya selalu buat acara pengajian di rumah, dan UAS selalu bersedia hadir. Jadi, beliau ada saat saya perlukan, begitu juga saya,” tutupnya.