SELATPANJANG – Wakil Gubenur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Afrizal Natar SIp menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda dan HUT ke-62 Pemuda Pancasila (PP), bertempat di Markas MPC PP Kepulauan Meranti, Kamis (28/10/2021).
Hadir juga Bupati Kepulauan Meranti, Haji Muhammad Adil SH, Wakil Bupati AKBP (Purn) H Asmar, Ketua DPRD, Ardiansyah, Kapolres Meranti AKBP Andi Yul LTG, Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau, H Anto Rahman, Ketua MPC PP Kepulauan Meranti, Asnan Mahadar, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya.
Ketua MPW Provinsi Riau, Anto Rahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemuda Pancasila ini berdiri pertama kali berawal dari TNI.
“Kita dari order lama maupun baru tetap garda terdepan, jadi kita pasukan terdepan, kami sangat mendukung pak Jokowi dengan kekuatan masa kita lebih dari 20.000 sampai saat ini kami tidak ada meminta jabatan, tujuan itu semuanya murni dari hati, pada kader Pancasila yang ada di Meranti,” ucapnya.
Sementara itu, dalam penyampaiannya, Bupati Kepulauan Meranti, Haji Muhammad Adil SH mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 tepatnya 28 Oktober 2021.
“Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan prestasi terbaik untuk kemajuan bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti yang sangat kita cintai ini demi menyongsong masa depan Indonesia yang cemerlang,” ucapnya.
Dijelaskan Bupati Adil, pada hari ini bertepatan pada tanggal 28 Oktober 2021 peringatan hari Sumpah Pemuda ke-93 sekaligus memperingati HUT Pemuda Pancasila ke-62 yang akan dirayakan oleh keluarga besar Pemuda Pancasila seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, yang mana suatu kehormatan dan tentunya kebahagiaan tersendiri.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
“Sumpah Pemuda ini juga merupakan tonggak sejarah yang yang tak boleh diabaikan. Pada tanggal itulah bangsa Indonesia menunjukan tekadnya sebagai bangsa yang merdeka, sebagai bangsa yang kuat bersatu, dan sebagai bangsa yang mampu berdiri sendiri, sebagai bangsa yang mempunyai keyakinan atas masa depannya,” ujarnya.
Kemudian, sambungnya, sumpah Pemuda merupakan sumpahnya bangsa Indonesia untuk mengakui, memiliki, memperjuangkan dan mempertahankan tanah air, bangsa dan bahasa yang terungkap dalam isi Sumpah Pemuda itu sendiri. Oleh karena itu, sumpah pemuda yang wajib dilestarikan, diperjuangkan demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan untuk hidup makmur dan adil berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini kita jadikan titik tolak ukur untuk selalu menyegarkan ingatan kita akan tugas dan kewajiban sebagai pemuda penerus generasi tua yang juga merupakan generasi 45. Mars dan Himne Pemuda Pancasila menjadi ikrar bahwa organisasi ini sebagai penyelamat ideologi pancasila sekaligus garda terdepan dalam menjaga bangsa. Dengan semangat ini, hendaknya pemuda pancasila dapat menjadi alat pemersatu bangsa di tengah situasi sosial dan politik bangsa yang sedang bergejolak dewasa ini,” jelasnya.
“Pemuda pancasila punya andil dalam perjuangan kemerdekaan NKRI yang hendaknya dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan daerah. Kemudian dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pembangunan kabupaten yang dilaksanakan Pemerintah Kepulauan Meranti, sehingga keberadaan Pemuda Pancasila benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harap Bupati Adil.
Kemudian, Wagubri Edy Natar Nasution, dalam sambutannya mengajak pemuda agar melihat sejarah Pemuda Pancasila, melihat bagaimana hubungan TNI dengan Pemuda Pancasila, kemudian kemerdekaan Indonesia itu dierebut oleh komponen masyarakat dengan semangat bersama sehingga melakukan pengorbanan raga dan nyawa.
“Jadi artinya kemerdekaan kita ini direbut semua komponen. Tahun 1945 dibentuk TKR sebagai cikal bakal TNI dan lahirnya dari rakyat dan sampai hari ini banyak yang menjadi TNI, masyarakat adalah ibu kandungnya TNI sehingga hari ini kalau ada orang yang ingin memisahkan berati pikirannya tidak sehat. Latar belakang sejarah lahir TNI dari masyarakat makanya dibentuk 8 tentang wajib TNI tentang implementasi, bersikap ramah tamah, sopan santun, tidak melukai hati rakyat dan sebagainya dan itulah kenapa rakyat itu Ibu kandungnya” ungkapnya H Edy Natar Nasution.
Kemudian kata Edy Natar, Pemuda Pancasila adalah cucu dari ideologi dari TNI dan ini harus dijaga, kalau memahami sejarah ini dengan baik maka iya akan menempatkan dirinya, dari kebijakan pimpinan PP maka dari itu lebih banyak bergerak pada kegiatan sosial dan itulah yang dilakukan TNI, sehingga mengatasi masalah masyarakat adalah TNI dan Pemuda Pancasila.
“Saya menaruh harapan besar kepada Pemuda Pancasila yang berjumlah 1 juta orang dan ini bukan harapan muluk-muluk mari kita sama-sama bersinergi dalam melindungi masyarakat, sekali lagi selamat hari lahir Pemuda Pancasila”, pungkasnya.




